Logo Header Antaranews Makassar

Dinkes Sulsel programkan imunisasi polio dua kali pada 2023

Selasa, 6 Desember 2022 11:28 WIB
Image Print
Seorang anak tengah bersiap mengikuti vaksinasi BIAN di Makassar.ANTARA/HO

Makassar (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan telah memprogramkan pelaksanaan imunisasi polio pada bayi sebanyak dua kali pada 2023.

Pelaksanaan imunisasi polio dua kali itu sesuai Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Nomor HK.02.02/C/4834/2022 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Introduksi Imunisasi Inactivated Poliovirus Vaccine Dosis Kedua (IPV2) pada 5 Oktober 2022.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) ) di Dinkes Sulsel Ardadi Makassar, Selasa, mengatakan sudah menyiapkan antisipasi termasuk penyediaan sumber daya atau tenaga vaksinasitor.

"Sudah kita bahas rencana-rencana apa saja yang harus dilakukan untuk menyukseskan pelaksanaan vaksin polio dua kali pada tahun depan," ujarnya.

Pemberian vaksinasi inactivated polio vaccine (IPV) pada awalnya diberikan pada bayi hanya di usia empat bulan. Namun pada 2023, bayi wajib disuntik IPV pada usia empat dan sembilan bulan atau sebanyak dua kali suntikan.

Ia menjelaskan, antisipasi penyakit polio terus dilakukan bahkan sebelum terjadi kejadian luar biasa (KLB) di Provinsi Aceh. Antara lain melakukan vaksinasi BIAN yang dimulai sejak Juni 2022.

Selanjutnya mengejar vaksinasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sejak November 2022 yang fokus menyasar anak-anak yang vaksinasinya belum lengkap.

Dinkes Sulsel juga mensosialisasikan pentingnya penerapan hidup sehat khususnya memperbaiki kualitas sanitasi lingkungan untuk mencegah potensi munculnya penyakit polio di Sulsel.

Persoalan penyakit polio di daerah itu, kata dia, telah dieliminasi sejak 2015. Namun belakangan ditemukan di Aceh yang jumlahnya signifikan hingga ditetapkan status KLB sehingga kembali dievaluasi termasuk pula di Sulsel.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026