
Penyuluh di Sulbar Butuh Kendaraan Operasional

Mamuju (Antara News) - Tenaga penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan pada Badan Koordinasi Penyuluh (Bakorluh) Provinsi Sulawesi Barat, membutuhkan dukungan kendaraan operasional roda dua untuk menjangkau daerah tugasnya.
Kepala Bidang Kerjasama dan Informasi Badan Bakorluh Provinsi Sulbar, Ilyas di Mamuju, Rabu mengatakan, para tenaga penyuluh yang ada di Sulbar memiliki kendala dalam melaksanakan tugasnya karena terbatasnya kendaraan operasional.
Ia mengatakan, dari 700 orang tenaga penyuluh di Sulbar tercatat masih ada sekitar 400 orang tenaga penyuluh yang belum mendapatkan kendaraan roda dua sehingga menghambat peran penyuluh dalam melaksanakan tugasnya.
Oleh karena itu ia meminta kepada pemerintah ditingkat pusat agar membantu kendaraan operasional penyuluh di sulbar agar dapat melaksanakan tugasnya karena selama ini tugas penyuluh tidak maksimal karena tidak didukung kendaraan operasional.
Menurut dia, di sulbar banyak terdapat daerah terpencil khususnya pada wilayah pegunungan yang cukup jauh, sehingga mesti harus dijangkau dengan kendaraan roda dua.
"Penyuluh harus memiliki kendaraan roda dua karena daerah terpencil di sulbar tidak mungkin dijangkau dengan jalan kaki bagi penyuluh yang belum memiliki kendaraan yakni penyuluh yang berstatus tenaga kontrak dan sukarela,"katanya.
Sehingga ia berharap pemerintah mesti mengalokasikan anggaran APBN untuk pengadaan roda dua bagi penyuluh di sulbar agar 400 tenaga penyuluh di sulbar dapat memiliki kendaraan roda dalam memperlancar tugasnya.
Ia mengemukakan, peran penyuluh sangat signifikan dalam mendukung peningkatan produksi pertanian, perikanan maupun kehutanan sehingga kegiatannya harus terus didukung pemerintah agar lebih berjalan maksimal.
"Penyuluh berperan vital dalam meningkatkan keahlian petani meningkatkan produksi komoditinya sehingga sarana transportasi dianggap penting untuk memperlancar tugasnya,"katanya.(Editor : M Yusuf)
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
