Logo Header Antaranews Makassar

Siola Mamuju Masuk Semifinalis IMA 2013

Kamis, 14 Maret 2013 10:17 WIB
Image Print

Mamuju (Antara News) - Program Stimulasi Intervensi Optimalisasi Layanan Anak (Siola) yang digagas pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, masuk nominasi semifinalis Indonesia MDG`S 2013.

"Program Siola masuk dalam kategori pendidikan dan penanganan anak. Hasilnya ternyata mampu bersaing dengan 600 program lainnya dari peserta kabupaten/kota di Indonesia," kata Ketua LSM Yayasan Karampuang Mamuju, Aditia di Mamuju, Kamis.

Menurutnya, program itu kini telah memasuki tahap semi final yang akan bersaing dengan 43 peserta lainnya. "Program Siola ini beriorentasi terkait penanganan anak-anak, bina keluarga balita dan pendidikan,"katanya.

Namun yang menjadi pembenda dari pelayanan ini kata dia, terkait program pemanfaatan lembaga keuangan mikro untuk pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak yang ada di daerah ini.

"Siola konsen menangani persoalan kehidupan anak. Penanganan usia 0-6 tahun merupakan masa emas anak yang sangat menentukan kualitas kesehatan fisik, mental dan moral anak. Sehingga untuk mengoptimalkan perkembangan anak di masa emasnya, mereka membutuhkan banyak stimulasi yang berasal dari keluarga dan lingkungannya dan didukungan dari kebijakan yang holistik dan terintegrasi,"urai Aditia selaku LSM pendamping program Siola.

Ia menyampaikan, sekarang ini telah diperkirakan jumlah populasi anak berusia 0-6 tahun sekitar 27,6 juta. Secara absolut jumlah ini sangat besar terutama, jika dikaitkan dengan perlunya memastikan seluruh keluarga yang memiliki anak berusia 0-6 tahun dapat memenuhi kebutuhan untuk tumbuh kembang secara optimal.

"Dari dasar pemikiran tersebut maka pemkab Mamuju dan Unicef memulai program Pengembangan Anak Usia Dini (Paud) Holistik Integratif yang dijadikan pilot project di delapan titik di empat desa dan empat kelurahan di Kecamatan Mamuju pada tahun 2012.

Keberhasilan ini kata dia, tentu tidak terlepas dari perhatian pemkab Mamuju yang berkomitmen untuk memperluas program ini keseluruh kecamatan di wilayah itu.

"Sejalan dengan target nasional maka pemkab Mamuju berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan pendidikan, khususnya target APK Pendidikan Anak Usia Dini sebesar 73% pada tahun 2015. Ini telah menjadi komitmen pemkab Mamuju untuk menggaunkan program Siola,"ungkapnya.

"Pemkab Mamuju Mamuju telah berkomitmen untuk mendorong dan mendukung pembinaan anak usia dini dalam bentuk program guna mendorong keterlibatan keluarga untuk mengambil peran yang lebih besar dalam pengasuhan, perlindungan, dan perkembangan anak,:ungkap Aditia.

"Kita berharap pada sesi final pemkab Mamuju mampu mengukir prestasi yang akan diumumkan di Jakarta dalam waktu dekat ini," katanya.

Editor : M Yusuf



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026