
LPSE Sulbar Diawasi Tiap Triwulan

Mamuju (Antara News) - Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Sulawesi Barat akan diawasi setiap triwulan untuk memastikan bahwa tidak akan ada rekayasa dalam lelang proyek secara elektronik yang dilakukan pemerintah.
Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Senin, memastikan LPSE Sulbar sudah bekerja sesuai dengan aturan sehingga pembangunan berlansung baik tanpa ada rekayasa pengumunan dan lelang yang menguntungkan pihak tertentu saja.
"LPSE akan dilakukan secara profesional merujuk pada aturan yang ada sehingga tidak akan ada rekayasa dan kongkalikong," katanya.
Menurut dia, unit layanan pengadaan (ULP) yang baru dibentuk Pemerintah Provinsi Sulbar akan bekerja secara maksimal dan profesional.
Pemerintah Provinsi Sulbar akan semakin memaksimalkan pengelolaan anggaran dengan melaksanakan lelang pengadaan barang dan jasa yang profesional sesuai aturan karena pemerintah di Sulbar tidak ingin ada kebocoran anggaran pada APBD 2013.
"Anggaran ingin kita kelola secara benar untuk meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam hal pengelolaan anggaran dan untuk pembangunan yang lebih baik di Sulbar, makanya kebocoran anggaran akibat penyelewengan anggaran kita cegah," katanya.
Editor : Rolex Malaha
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
