Logo Header Antaranews Makassar

LPSE Sulsel: Efisiensi anggaran capai 16,89 persen

Rabu, 29 April 2015 19:56 WIB
Image Print
"Pada 2014, dari total jumlah pagu Rp656,2 miliar, total penawarannya Rp561,4 miliar...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat efisiensi anggaran hingga 16,89 persen pada tahun 2014.

"Pada 2014, dari total jumlah pagu Rp656,2 miliar, total penawarannya Rp561,4 miliar, ini berarti ada efisiensi anggaran hingga Rp94,8 miliar atau sebesar 16,89 persen," kata Kepala LPSE Sulsel A. Artati di Makassar, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa persentase efisiensi anggaran ini lebih besar dibandingkan efisiensi anggaran pada tahun sebelumnya.

"Di tahun 2013 efisiensinya mencapai 6,23 persen, dengan nilai efisiensi sebesar Rp84,6 miliar," katanya.

Sementara terkait upaya pemerintah untuk mendorong proses pelelangan pengadaan barang dan jasa dapat dilakukan pada awal tahun, Artati menjelaskan bahwa Pemprov Sulsel telah mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) segera menyelesaikan proses pelelangan.

"Sudah ada Surat Edaran Gubernur yang memerintahkan seluruh SKPD agar pelelangan sampai April, setidaknya sudah diproses," ujarnya.

Lebih lanjut, Artati mengatakan bahwa LPSE Pemprov Sulsel terus mendorong agar proses pengadaan dapat berjalan secara transparan.

"Semua informasi tentang pengadaan barang dan jasa dapat dilihat di web site kami, jadi masyarakat bisa melihat informasinya secara langsung," kata dia.

Pihaknya, kata Artati, juga terus berupaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas para penyedia barang dan jasa dalam mengikuti proses pelelangan secara elektronik.

"Kami mengadakan pelatihan dengan mengundang para penyedia barang dan jasa terkait bagaimana mengikuti proses pelelangan secara elektronik, kami juga menjadi narasumber dalam seminar-seminar yang dilaksanakan oleh asosiasi-asosiasi yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa. Masyarakat yang membutuhkan informasi yang lebih detail juga dapat langsung mengunjungi kantor kami," pungkasnya. Ridwan Ch



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026