Logo Header Antaranews Makassar

Kemensos Targetkan Bebas Anak Jalanan 2014

Senin, 25 Maret 2013 19:02 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Menteri Sosial Dr H Salim Segaf Al Jufri mengatakan, Kementerian Sosial menargetkan bebas anak jalanan pada periode 2014.

"Persoalan anak jalanan ini terjadi pada hampir semua kota di Indonesia, karena itu pemerintah setempat harus membuat kebijakan dan mengimplementasikannya untuk mengeliminasi anak jalanan di lapangan," kata Salim pada Seminar Nasional di Aula Pascasarjana Universitas Negeri Makassar, Senin.

Menurut dia, anak jalan yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia sekitar 230 ribu orang dari total 4,5 juta anak terlantar. Fenomena tersebut, hendaknya membuat pemerintah setempat bergandengan tangan dengan para pihak untuk menekan jumlah anak jalanan.

Dia mengatakan, pihaknya akan membantu dan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menanggulangi persoalan anak jalanan dan anak terlantar.

"Karena harus disadari bahwa 4,5 juta anak terlantar di Indonesia tidak bisa ditangani dengan mengerahkan Satpol PP, bila itu terjadi maka akan bubar semua," katanya.

Persoalan sosial yang cukup krusial itu, lanjut dia, harus ditangani oleh pekerja sosial dan relawan yang telah dilatih, disamping juga mengharapkan sumbangsih dari masyarakat untuk peduli dengan persoalan sosial di sekitarnya.

Dia mengatakan, menyelesaikan persoalan sosial dengan kekerasan akan menyudutkan Indonesia di mata dunia. Ketika dua tahun silam masih ada yang menggunakan jasa Satpol PP "membersihkan" anak jalanan, maka Indonesia dikecam dunia karena dinilai melanggar Hak Asasi Manusia.

Namun kini, lanjut dia, setelah dilakukan pendekatan yang lebih manusia, maka pihak Unicef pun yang bertugas di Indonesia mengakui jika penanganan persoalan sosial di negara ini sudah membaik.

Kehadiran Mensos dan rombongan, selain menjadi pembicara pada seminar UNM yang bertema "Optimalisasi Penanggulangan Bencana Alam dan Sosial serta Implementasinya di Sulsel", juga mengunjungi Redaksi Harian Tribun dan Panti Sosial Marsudi Putra Toddopuli, Makassar.

Editor : Zita Meirina



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026