
Askes Sulbar Tampung Keluhan Konsumen

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Jajaran PT Askes Provinsi Sulawesi Barat, tetap menampung apa yang menjadi keluhan konsumen khususnya layanan kesehatan yang didapatkan oleh PNS Mamuju.
"Saran dan kritik yang dilontarkan para peserta Askes tetap kami apresiasi positif," kata Kepala Cabang PT Askes Sulbar, Dra. Afliana Latumakulita saat menghadiri kegiatan forum "contact person" dengan pemkab Mamuju di Mamuju, Selasa.
Menurutnya, keluhan yang dilontarkan peserta Askes telah diserap untuk selanjutnya dibawa ke dalam forum kemitraan, yang akan dilaksanakan oleh pihak Askes bersama pemerintah dengan mempertemukan antara seluruh pihak terkait dengan pelayanan kesehatan.
"Keluhan masyarakat atau peserta Askes akan kami bicarakan dengan pihak rumah sakit dengan menghadirkan para dokter serta apoteker. Komunikasi itu penting kami jalin untuk mendapatkan solusi atas keluhan masyarakat khususnya bagi peserta Askes selaku pemilik layanan," ungkap Afliana.
Sehingga kedepan, kata dia, ada jalan keluar atas permasalahan dalam rangka memperbaiki pelayanan terbaik kepada peserta Askes.
Langkah kedua yang akan ditempuh, kata dia, jajaran PT Askes juga akan melakukan pertemuan internal untuk membentuk salah satu lembaga BUMN ini agar menjadi lebih terbuka dan dapat memberikan pelayanan dengan lebih mudah, sehingga tiap peserta mendapatkan layanan yang lebih memuaskan.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Drg. Firmon mengatakan peserta Askes saat ini tidak perlu ragu akan layanan Askes.
"Saya yakin PT Askes dipastikan telah semakin baik dengan berubahnya status menjadi lembaga non profit atau tidak lagi mengutamakan keuntungan," ujarnya.
Terkait layanan kesehatan, Firmon mengatakan layanan Puskesmas tidak akan membeda-bedakan pemberian layanan maupun pemberian obat kepada seluruh pasien termasuk para peserta Askes.
"Jika ada Puskesmas memberikan layanan berbeda karena peserta Askes, laporkan ke saya untuk dilakukan tindakan," tegas Firmon.
Editor : Agus Setiawan
Pewarta : Aco Ahmad
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
