Gubernur Sulbar Terima Bantuan Dana Kedubes AS

id gubernur sulbar terima bantuan as, block grant, anwar adnan saleh, kedutaan besar amerika

Gubernur Sulbar Terima Bantuan Dana Kedubes AS

Anwar Adnan Saleh (FOTO ANTARA/Dok)

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Barat, H. Anwar Adnan Saleh, telah menandatangani persetujuan penerimaan bantuan dana "block grant" dari Amerika Serikat (AS) senilai 600 juta dolar AS.

"Saat ini saya berada di Jakarta dan telah menandatangi persetujuan bantuan dana "Block Grant" yang dilaksanakan di kantor Kedutaan Besar AS di Jakarta," kata Gubernur Sulbar, H.Anwar Adnan Saleh via telpon dari Mamuju, Selasa.

Menurutnya, bantuan dana hibah ini hasil kerjasama antara Menteri Luar Negeri AS dan Bappenas yang ditandatangani pada 19 November 2011.

"Dengan adanya penandatangan persetujuan bantuan dari AS, maka danaya dipastikan akan segera cair. Program kegiatan dari bantuan hibah ini akan berlangsung hingga tiga tahun kedepan dari sekarang," ujar Anwar.

Dia mengatakan program bantuan hibah AS ini hanya diberikan Pemprov Sulbar dan Pemprov Jambi.

"Hanya dua provinsi yang mendapatkan bantuan. Tetapi, sekarang ini saya belum tahu apakah Pemprov Jambi juga telah menandatangani persetujuan bantuan atau belum," ujar Anwar.

Gubernur Sulbar dua periode ini menyampaikan Provinsi Sulbar dan Jambi akan menjadi provinsi percontohan pengelolaan hibah dari negara AS.

Anwar menerankan, bantuan hibah tahap pertama tersebut bisa berlanjut tahap kedua apabila dua provinsi percontohan ini berhasil mengelola bantuan hibah untuk percepatan pembangunan infrastruktur di daerahnya.

Dia mengatakan, pemerintah AS akan melakukan monitoring bagaimana pemerintah Sulbar memanfaatkan dana hibah tersebut.

"Ini merupakan penghargaan besar karena Sulbar sebagai provinsi ke-33 atau yang termuda di Indonesia dijadikan daerah percontohan bersama dengan provinsi Jambi," ujar Gubernur.

Lebih istimewa lagi, kata gubernur, dari lima kabupaten di Sulbar diantaranya Kabupaten Mamuju, Majene, Polman, Mamasa dan Mamuju Utara, semuanya menjadi lokasi percontohan pegelolaan hibah bantuan AS tersebut.

"Daerah lain yang menerima hibah ternyata hanya dua kabupaten saja setiap provinsi. Ini kondisi berbeda di Sulbar karena semua kabupaten dijadikan percontohan," ungkapnya.

Dia mengatakan, Sulbar mendapatkan bantuan hibah AS kerjasama Bappenas ini setelah dilakukan diskusi selama tiga tahun terakhir melihat perkembangan pembangunan bidang ekonomi.

"Konsultan pemerintah AS melakukan pemantauan pembangunan ekonomi Sulbar dan potensi wilayah yang kita miliki sehingga bantuan itu diarahkan ke daerah kita," ucapnya.

Pertimbangan lain sehingga Sulbar jadi pilot proyek, kata dia, karena kesungguhan Pemprov Sulbar dalam memanfaatkan sumber daya alam terutama sumber energi terbarukan.

"Pusat dan pemerintah AS menilai Sulbar serius mengurusi energi terbarukan, bahkan kita telah sampai ke dataran negeri Cina untuk membangun kerjasama membangun PLTA Karama," katanya.

Editor : Agus Setiawan





Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar