Logo Header Antaranews Makassar

PMII Mamuju Demo Peringati May Day

Kamis, 2 Mei 2013 02:14 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional yang dikenal dengan May Day.

Sekitar 50 orang aktivitas PMII Mamuju tersebut melakukan aksi demo di perempatan Jalan Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Rabu.

Para mahasiswa itu melakukan demo dari pagi sampai malam hari, dengan menutup separuh badan jalan, meski tidak mengakibatkan kemacetan yang berarti dibawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah menghapuskan sistem outsorching yang merugikan buruh, dan meminta agar para buruh diberi upah layak.

"Nasib buruh di Indonesia, masih tereksploitasi perusahaan yang memberi upah rendah kepada buruh, sehingga buruh masih miskin padahal mereka sudah bekerja keras untuk perusahaan agar meraih untung dalam usahanya. Selain itu sistem buruh kontrak sangat merugikan buruh karena sistem itu sangat tidak berkeadilan dan tidak menjamin kesejahteraan bagi para buruh," kata Ketua PC PMII Mamuju, Wahyu Setiawan.

Dia juga meminta agar kesejahteraan buruh ditingkatkan dengan memberikan mereka jaminan kerja secara menyuluruh untuk keselamatannya, selain itu juga mendesak pemerintah memprogramkan pembukaan lapangan kerja sebesar-besarnya bagi rakyat, demi peningkatan kesejahteraannya.

Para mahasiswa itu juga menuntut agar pemerintah membatalkan rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang dianggap akan semakin membebani masyarakat kecil sehingga akan kesulitan ekonomi.

Para mahasiswa menilai kenaikan BBM akan diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok yang akan membuat masyarakat sulit memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Petani akan sulit bertani, nelayan sulit melaut, ibu rumah tangga akan sulit memenuhi kebutuhan dapurnya jika BBM naik, jadi secara tegas kami mendesak pemerintah membatalkan rencana kenaikan BBM, apabila tidak kami akan terus menerus melakukan aksi unjuk rasa," katanya.

Wahyu Setiawan, mengatakan, PMII Mamuju juga akan melakukan aksi pada peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) mengkritisi masalah pendidikan di Mamuju yang dianggap belum maksimal dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia daerah ini, karena banyaknya persoalan pendidikan yang belum diselesaikan pemerintah secara tuntas.

Editor : Agus Setiawan



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026