
PWM Sulsel : Muhammadiyah dirugikan pada aksi di depan Unismuh
Selasa, 18 Juni 2013 20:26 WIB

Makassar, (ANTARA Sulsel) - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Dr H Muhammad Alwi Uddin M Ag mengatakan Muhammadiyah dirugikan pada aksi unjuk rasa yang terjadi di depan kampus Unismuh Jalan Allaudin Senin (17/6) malam..
"Kami jelas dirugikan dalam aksi anarkhis yang melibatkan oknum mahasiswa, warga dan polisi tersebut. Banyak kaca-kaca jendela di kampus yang hancur," ujar Alwi ketika dihubungi di Makassar, Selasa.
Aksi di depan kampus Unismuh yang berlangsung mulai siang hingga malam hari berlangsung ricuh pada malam harinya. Mahasiswa dan warga saling lempar. Warga marah karena Jalan Allaudin diblokir mahasiswa sehingga lalu lintas macet.
Ratusan jendela gedung rusak akibat terkena lemparan batu, satu unit sepeda motor juga ikut dibakar.
Dosen di UIN Allaudin tersebut mengatakan unjuk rasa menolak rencana kenaikkan harga BBM tersebut tidak dilakukan oleh mahasiswa Unismuh karena kampus belum ada aktifitas.
"Unjuk rasa itu dilakukan oleh organisasi mahasiswa lain yang kemudian berkumpul melakukan aksi bersama di depan Unismuh. Di Allaudin waktu itu aksinya sudah selesai, kemudian mahasiswa berkumpul di depan Unismuh," katanya.
Dia mengatakan pihaknya juga tidak setuju kalau aksi menolak rencana kenaikan BBM dilakukan dengan cara memblokir jalan dan cara-cara kekerasan.
Eks Presiden Mahasiswa Unismuh 2004/2005, Hilal Syahrim ST dalam pesan BBM-nya mengatakan kampus Unismuh telah dirusak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang diduga "di-beckingi" oleh aparat.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
