Logo Header Antaranews Makassar

Sungai Benenain di Malaka Meluap

Jumat, 21 Juni 2013 13:14 WIB
Image Print
"Sebagian warga tetap bertahan di rumah-rumah mereka, sementara warga lainnya yang rumah mereka tidak bisa digunakan pada malam hari ditampung di rumah keluarga sambil menunggu air rendah, katanya.
Atambua (ANTARA Sulsel) - Sungai Benenain, di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur wilayah yang berbatasan dengan Negara Timor Leste, dilaporkan meluap dan merendam sejumlah desa dan menyapu tanaman pertanian masyarakat di kawasan itu.

Pejabat Bupati Malaka Herman Naiulu yang dikonfirmasi melalui telepon genggam, Jumat, mengakui adanya luapan banjir dari Sungai Benenain, selama tiga hari terakhir ini dan puncaknya terjadi hari ini dengan ketinggian mencapai 2,5 meter.

Akibatnya katanya warga di desa Sikun, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka terkepung banjir, sehingga terjebak diatas loteng rumah penduduk.

"Sebagian warga tetap bertahan di rumah-rumah mereka, sementara warga lainnya yang rumah mereka tidak bisa digunakan pada malam hari ditampung di rumah keluarga sambil menunggu air rendah, katanya.

"Tidak ada yang mengungsi. Semua tetap di desa-desa. Mereka mencari perlindungan di rumah-rumah keluarga yang tidak terjangkau luapan sungai," katanya.

Dia mengatakan, luapan yang terjadi di sungai itu karena hujan deras disertai angin kencang dari pegunungan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang bertetangga dengan wilayah tersebut.

Dia mengatakan, luapan banjir setinggi sekitar 2,5 meter yang melanda wilayah Malaka Barat itu membuat rumah-rumah penduduk di sepanjang daerah aliran sungai terendam.

Ia mengatakan, telah memerintahkan Camat Malaka Barat dan Malaka Tengah untuk segera membuat laporan tertulis terkait bencana tersebut.

"Saya sudah minta para camat di daerah yang terkepung bencana untuk segera mengambil tindakan darurat penanganan lalu melaporkan tertulis untuk penanganan lebih lanjut," katanya. Yuniardi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026