Logo Header Antaranews Makassar

BNPT : Komponen Masyarakat harus Dilibatkan Cegah Teroris

Jumat, 21 Juni 2013 13:20 WIB
Image Print
Kepala BNPT Ansyaad Mbai (ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf)
"Masyarakat harus diberdayakan agar memiliki kemampuan untuk deteksi dan cegah dini terhadap segala bentuk tindakan radikal terorisme," katanya dalam sambutan tertulis dibacakan Plt Sekertaris Utama BNPT Brigjen Abdul Rahman Kadir di Manado, Sulawesi

Manado (ANTARA Sulsel) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengatakan komponen masyarakat harus dilibatkan secara aktif dalam upaya-upaya pencegahan aksi terorisme.

"Masyarakat harus diberdayakan agar memiliki kemampuan untuk deteksi dan cegah dini terhadap segala bentuk tindakan radikal terorisme," katanya dalam sambutan tertulis dibacakan Plt Sekertaris Utama BNPT Brigjen Abdul Rahman Kadir di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat.

Sambutan tertulis Kepala BNTP itu dibacakan ketika Plt Sekertaris Utama BNPT melantik pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulut yang dipimpin oleh Eka Tindangen. Acara itu disaksikan oleh Wakil Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, Asisten III Pemprov Sulut Edwin Silangen.

Melihat dampaknya yang multidimensional, kata Kepala BNPT, maka aksi-aksi terorisme harus dicegah bersama secara silmultan dan integratif, karena mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

Persoalan terorisme bukan hanya persoalan pemerintah, melainkan menjadi persoalan seluruh bangsa.

Karena itu, pencegahan terorisme juga tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh aparat pemerintah dan komponen masyarakat di pusat maupun di daerah.

Untuk itu, katanya, terbentuknya FKPT Sulut merupakan wujud nyata partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat Sulut dalam upaya-upaya melakukan pencegahan segala bentuk aksi terorisme.

FKPT menjadi mitra strategis BNPT dan pemerintah daerah dalam upaya-upaya pencegahan munculnya aksi terorisme, baik dalam bentuk penyadaran kepada masyarakat tentang bahaya-bahaya terorisme, pola perekrutan, transformasi ideologi terorisme.

Disamping itu, FKPT menjadi mitra BNPT untuk memberdayakan kemampuan masyarakat untuk melakukan sistem deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya aksi terorisme di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Diharapkan FKPT Sulut mampu memaksimalkan segala potensi di daerah itu untuk melakukan upaya-upaya pencegahan terorisme secara bersama-sama dan berkesinambungan, kata Kepala BNPT.

Pada acara tersebut, turut memberikan sambutan Wakil Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Asisten III Pemprov Sulut Edwin Silangen membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang.
M.M. Astro



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026