
Sulbar Kekurangan Dokter Hewan

"Itu jauh lebih banyak dibandingkan dua tahun lalu, karena sudah ada penambahan. Jumlah dokter hewan di Sulbar dua tahun lalu hanya satu orang," katanya.
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Sulawesi Barat masih kekurangan dokter hewan untuk meningkatkan kualitas hewan ternak di provinsi ini, kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Sulbar Agus Rauf.
Ia di Mamuju, Kamis, mengatakan di provinsi ini hanya ada tiga dokter hewan, yaitu di Kabupaten Mamuju, Majene, dan Kabupaten Polewali Mandar.
"Itu jauh lebih banyak dibandingkan dua tahun lalu, karena sudah ada penambahan. Jumlah dokter hewan di Sulbar dua tahun lalu hanya satu orang," katanya.
Menurut dia, minimnya jumlah dokter hewan akan berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan kesehatan hewan ternak di Sulbar, sehingga harus ditambah.
Ia mengatakan seharusnya setiap kecamatan di Sulbar yang jumlahnya mencapai 62 kecamatan memiliki masing-masing satu orang dokter hewan untuk bertugas meningkatkan pelayanan kesehatan hewan.
Sehingga, ia berharap agar dokter hewan di Sulbar ditambah, minimal separuh dari jumlah yang dibutuhkan, sehingga peningkatan pelayanan kesehatan hewan dapat diwujudkan.
Ia mengatakan Sulbar merupakan daerah yang memiliki potensi petenakan yang menjanjikan, dengan tingkat produksi ternak di atas 100 ribu ekor, karena provinsi ini juga didukung ketersediaan pakan ternak yang memadai.
"Jadi, potensi produksi ternak di daerah ini harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan kesehatan ternak agar kualitas ternak di Sulbar tetap terjamin untuk dikomsumsi masyarakat," katanya. Masduki Attamami
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
