
Debat Kandidat Wali Kota Makassar Ricuh

"Kami rasa ini tidak adil, dan kami dizalimi. Aturannya kan seharusnya dihentikan dulu baru diulang dan jangan dilanjutkan, tetapi kenapa di lanjutkan," ucap tim LO AdiL, Andi Rio Pakki usai keributan di luar arena "live".
Makassar (ANTARA Sulsel) - Debat Kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang disiarkan langsung televisi lokal Celebes TV di Menara Bosowa, Makasar, Sulawesi Selatan, Rabu, berlangsung ricuh.
Sejumlah tim pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar nomor urut satu, Adil Patu - Isradi Zaenal (AdiL) memprotes penayangan Celebes TV yang di kontrak KPU Makassar tidak menyiarkan kandidatnya.
Akibatnya sejumlah tim pemenangan melakukaan aksi menendang kursi sambil berteriak-teriak karena kecewa kandidatnya tidak tampil pada gambar yang disiarkan langsung televisi lokal ini saat membacakan visinya.
"Kami rasa ini tidak adil, dan kami dizalimi. Aturannya kan seharusnya dihentikan dulu baru diulang dan jangan dilanjutkan, tetapi kenapa di lanjutkan," ucap tim LO AdiL, Andi Rio Pakki usai keributan di luar arena "live".
Ia menuturkan, pihaknya baru dapat informasi setelah pasangan AdiL diberi kesempatan berbicara, namun tidak ditayangkan "live", tidak sama dengan kandidat lain ditayangkan secara "live".
"Saya ditelepon berkali-kali tim yang nonton bareng, ini terbukti laporan 14 posko di setiap kecamatan mengabarkan kita, katanya tidak ada gambar dan kemudian ada gambar kandidat lain tapi terdiam dan suara tidak ada. Ada apa ini, penyelenggara tidak becus," kesalnya.
Sementara Adil Patu yang merasa dikecewakan pihak penyelenggara baik dari KPU Makassar dan pihak Celebes TV menuturkan, pihaknya akan mengajukan protes dan melakukan langkah hukum.
"Ada sebuah ketidakadilan, siapa dibelakang semua ini dan siapa yang bertanggungjawab. Kenapa kami dihilangkan saat berbicara, ini tidak bisa dibiarkan, kami akan melakukan langkah proses hukum," tegas Adil.
Sementara salah satu kru Celebes TV, Arthur mengatakan, ada kesalahan teknis saat pasangan AdiL berbicara pada sesi terakhir. Namun dirinya menyayangkan pasangan AdiL terlambat datang saat acara sudah dimulai.
"Ada kendala teknis, tetapi kami menyayangkan kenapa pasangan ini terlambat datang padahal acara sudah dimulai, sehingga waktunya penayangan terpaksa diperpanjang, seharusnya pasangan AdiL yang pertama tampil, tetapi malah diakhir," tuturnya.
Sedangkan di pihak KPU Makassar tidak satupun anggota yang ingin berbicara, malah menuding itu bagian kesalahan dari Celebes TV. Tidak hanya itu, presenter TV yang memandu acara, Andi Tenri Padaa, sering kali melakukan kesalahaan penyebutan karir pasangan calon.
Sebelumnya, debat kandidat berjalan normal dan dimulai dari nomor urut dua hingga nomor urut 10, perdebatan cukup alot diantara kandidat, kemudian saat pasangan nomor urut satu diberi kesempatan, secara tidak sengaja terjadi kesalahan akibat salah satu alat "live" kepanasan sehingga terjadi distorsi gambar. Agus Setiawan
Pewarta : Darwin Fatir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
