Makassar (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menghadirkan debat demokrasi di SMA Negeri 4 Makassar melalui Program "KPU Mengajar" di Makassar, Selasa, guna membekali para pemilih pemula.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas
SMAN 4 Makassar Marthina Sattu Ari mengatakan kegiatan ini yang bertujuan membekali pemilih pemula dengan pemahaman demokrasi yang mendalam melalui metode interaktif.
"Melalui debat atau diskusi ini, kami ingin melatih nalar kritis adik-adik agar menjadi pemilih yang punya prinsip dan tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru," ujar Ketua Divisi Teknis Pemilu KPU Kota Makassar Sri Wahyuningsih.
Dia pun mengapresiasi sesi debat terhadap daya pikir siswa. Suasana aula menjadi sangat dinamis saat memasuki sesi debat antar kelompok, yang mana para siswa saling beradu argumen dengan kritis dan cerdas.
Selain Sri Wahyuningsih, hadir pula Anggota KPU Kota Makassar Muh Abdi Goncing yang juga memandu jalannya sesi diskusi kelompok serta membedah isu seputar demokrasi dan pemilu.
Menurut Abdi Goncing, antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa SMA Negeri 4 Makassar ini, memberikan suatu harapan akan lahirnya agen-agen perubahan dalam demokrasi yang siap dan cerdas serta berintegritas di masa depan.
"Antusiasme ini memberikan sebuah harapan tentang kesiapan mereka untuk menjadi agen perubahan dalam demokrasi yang cerdas dan berintegritas pada pemilu mendatang," ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan pemaparan hasil diskusi dan komitmen para siswa untuk menjaga integritas demokrasi dan pemilu melalui konten kreatif di media sosial.

KPU hadirkan debat demokrasi di SMAN 4 Makassar

KPU Kota Makassar saat menghadirkan debat demokrasi di kalangan siswa SMAN 4 Makassar melalui Program KPU Mengajar di SMAN 4 Makassar, Selasa (20/01/2026). ANTARA/HO-Humas KPU Makassar
