Logo Header Antaranews Makassar

Bupati Bantaeng menyerahkan BLT kepada puluhan KPM

Selasa, 8 Agustus 2023 15:15 WIB
Image Print
Bupati Bantaeng Ilham Azikin memberikan sambutan saat menyerahkan bantuan langsung tunai ke warga Bantaeng, Selasa (8/08/2024). ANTARA/HO-Pemkab Bantaeng

Makassar (ANTARA) - Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan Ilham Azikin menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara simbolis kepada 79 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Dinas Sosial Bantaeng, Selasa.

Masing masing KPM mendapatkan Rp200 ribu per bulan. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) Tahun Anggaran 2023.

Ilham Azikin meminta kepada KPM menggunakan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok.

"Kami harap bantuan itu dimanfaatkan dengan baik. Khususnya untuk bapak-bapak, jangan dipakai membeli rokok. Semoga ini memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Bantaeng," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan penyerahan bantuan tersebut merupakan wujud apresiasi dan perhatian Pemerintah kepada para pekerja.

"Bantuan ini guna membantu bapak dan ibu semuanya guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, jangan dipakai yang bukan kebutuhan seperti membeli rokok atau kartu data," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Luky Alfirman menyampaikan akan mendata calon penerima BLT dengan target keluarga miskin ekstrem didasarkan atas data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia.

“Untuk ketepatan penerima BLT, kami akan pakai data terupdate dari P3KE Kemenko PMK,” ujar Luky dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DJPK bersama Komisi XI DPR RI yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan pihaknya mengalokasikan minimal 10 persen dan maksimal 25 persen dari dana desa atau sebesar Rp17,0 triliun untuk program perlindungan sosial berupa BLT. Secara total DJPK mengalokasikan sebesar Rp70 triliun untuk dana desa pada 2023.

“Kami mengalokasikan sebesar Rp70 triliun, sebesar Rp68 triliun berdasarkan tahun anggaran sebelumnya, tahun 2022 kami punya alokasi tambahan Rp2 triliun," kata dia.

Baca juga: Kemenkeu memastikan bantuan tunai 2023 akan tepat sasaran



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026