
Pasokan Bawang Putih Asal Cina Turunkan Harga

"Harga bawang putih berangsur-angsur turun, karena ada pasokan dari luar yang harganya cukup murah dan mampu menyamai harga bawang putih lokal," kata salah seorang pedagang Hj Nursiah di Pasar Terong, Makassar, Jumat.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pasokan bawang putih asal China yang beredar di pasar tradisional di Makassar, menurunkan harga bawang putih di pasaran dari Rp17 ribu per kilogram menjadi Rp13 ribu per kg.
"Harga bawang putih berangsur-angsur turun, karena ada pasokan dari luar yang harganya cukup murah dan mampu menyamai harga bawang putih lokal," kata salah seorang pedagang Hj Nursiah di Pasar Terong, Makassar, Jumat.
Menurut dia, meskipun kebutuhan bawang putih meningkat pada hari raya Idul Adha 1434 Hijriah maupun sesudah momen itu, namun harganya cukup stabil karena pasokan cukup tersedia.
Sementara itu, lanjut dia, pasokan dari sejumlah daerah sentra produksi sudah mulai berdatangan, sehingga tidak terlalu kesulitan untuk mendapatkan barang jualan.
"Pada saat harga bawang putih dan merah melonjak pada Ramadhan lalu, persediaan memang sangat minim sehingga harga naik drastis," katanya.
Hal senada dikemukakan pedagang lainnya di Pasar Pannampu, Makassar Sitti Nurbaya.
Menurut dia, harga bawang putih lebih murah dibandingkan bawang merah yang masih mencapai Rp17 ribu per kg. Penurunan harga bawang putih itu karena persediaannya cukup tersedia, sehingga harga ecerannya juga turun.
"Kalau harga bawang merah pasokannya masih terbatas, kalaupun kurang biasanya dapat kiriman dari Nusa Tenggara Barat atau Sulawesi Tengah, belum ada dari luar negeri," katanya. Biqwanto
Pewarta : Suriani Mappong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
