Logo Header Antaranews Makassar

Dinas Ketahanan Pangan Sulbar sosialisasikan penerapan sanitasi higiene

Selasa, 10 Oktober 2023 21:05 WIB
Image Print
Sosialisasi penggunaan OSS dan penerapan sanitasi higiene diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Sulbar di Mamuju, Selasa (10/10/2023). ANTARA/M Faisal Hanapi

Mamuju (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan sosialisasi penggunaan online single submission (OSS) atau perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik dan penerapan sanitasi higiene.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar Abd Waris Bestari di Mamuju, Selasa, mengatakan sosialisasi OSS dan sanitasi higiene untuk memberikan edukasi kepada petani dan kelompok usaha yang memproduksi pangan.

Ia mengatakan sosialisasi tersebut sebagai penting agar kelompok usaha di masyarakat bisa mendapatkan sertifikasi pangan.

"Proses sertifikasi saat ini lebih mudah didapatkan dari sebelumnya, untuk digunakan kelompok usaha dalam mengembangkan usahanya dan Pemerintah (Provinsi, red.) Sulbar berkomitmen memberikan kemudahan untuk melakukan sertifikasi produk pangan, bagi kelompok usaha," katanya.

Dia menjelaskan sertifikasi produk pangan memberikan kepastian kepada masyarakat dalam memproduksi pangan berkualitas dan aman.

Ia berharap, pemberian sertifikat tersebut dapat meningkatkan nilai jual produk pangan kelompok usaha sehingga pendapatan dari produk tersebut terus berkembang.

Ia mengatakan promosi produk pangan segar kelompok usaha yang sudah mendapat sertifikasi juga semakin dimudahkan.

Ia mengatakan sudah ada kelompok usaha di Sulbar yang mendapatkan sertifikasi produk pangan, antara lain kelompok usaha milik Mustajami di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene yang memproduksi nanas.

Selain itu, kelompok usaha milik Sukiman di Pamboang, Majene yang memproduksi loka pere dan kelompok usaha di Kabupaten Pasangkayu yang memproduksi jeruk serta beberapa produk pangan lainnya.

Ia mengajak pemerintah daerah di enam kabupaten di Sulbar memfasilitasi proses sertifikasi pangan yang diajukan kelompok usaha di daerah masing-masing.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026