Logo Header Antaranews Makassar

Demokrat Maluku Mengarah ke "Setia"

Senin, 2 Desember 2013 12:57 WIB
Image Print
"Kewenangan memutuskan partai berafilisasi atau berkoalisi dengan kandidat yang mana ada pada DPP, tapi DPD juga telah memberikan hasil kajian dan telaah kepada DPP sebagai pertimbangan," kata Wakil Ketua DPD PD Maluku Marcus Pentury di Ambon, Senin.

Ambon (ANTARA Sulsel) - Hasil kajian dan telaah yang dilakukan DPD Partai Demokrat Maluku lebih dominan mengarah pada pasangan calon gubernur dan wagub Said Assagaff-Zeth Sahuburuwa (Setia) dalam pilkada putaran kedua tanggal 14 Desember 2013.

"Kewenangan memutuskan partai berafilisasi atau berkoalisi dengan kandidat yang mana ada pada DPP, tapi DPD juga telah memberikan hasil kajian dan telaah kepada DPP sebagai pertimbangan," kata Wakil Ketua DPD PD Maluku Marcus Pentury di Ambon, Senin.

Ia mengakui Partai Demokrat memang sudah melakukan proses-proses konsolidasi dan dalam rapat-rapat DPD sesuai kewenangan yang terbatas.

Karena itu, DPD masih menunggu DPP PD memberikan rekomendasi dukungan kepada pasangan Setia atau pasangan cagub-cawagub Abdullah Vanath-Marthin Jonas Maspaitella (Damai).

"Pernyataan Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, saya rasa sudah menjadi bagian daripada kesepakatan-kesepakatan partai pada level daerah, karena itu kita tunggu saja seluruh bariasn partai akan merapat ke pasangan mana," ujarnya.

DPD berharap dalam waktu dekat ini sudah ada keputusan DPP karena tersisa 12 hari akan dilangsungkan pilkada putaran dua, tapi secara prinsip pada jajaran demokrat dengan seluruh kader telah mempersiapkan diri untuk melakukan proses konsolidasi dan sosialisasi terhadap tim mana yang akan didukung.

"Kalau ada pertanyaan, kira-kira pasangan mana yang berpeluang dijadikan koalisi partai, saya katakan ini soal komunikasi-komunikasi yang dibangun oleh kandidat dan DPP punya kewenangan, tapi kita memprediksi kira-kira siapa yang akan diakomodir nanti tergantung sepanjang komunikasi politik yang dilakukan oleh kandidat," katanya.

Menurut Marcus, peluangnya 50:50 antara pasangan Setia dengan Damai dan pihaknya juga tidak melakukan komunikasi politik dengan kedua pasangan cagub/cawagub tersebut namun partai hanya menunggu seberapa intens para kandidat melakukan pendekatan.

"Tapi yang jelasnya DPD sudah melakukan kajian dan telaah politik dalam prespektif atau kepentingan partai ke depan juga," jelas Marcus.

Yang pasti kita memberikan seluruh masukan ke DPP dari semua komponen mulai tingkat kabupaten kira-kira proyeksi kemenangan ada pada pihak mana pada putaran kedua, karena itu bagian dari telahan partai untuk memberikan masukan ke DPP dalam mengeluarkan rekomendasi.

"Jadi ada dua aspek, yaitu informasi dari DPD dan komunikasi kandidat terkait dengan DPP mau memutuskan pilih pasangan yang mana," katanya. John N.S



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026