
Atribut Kampanye Capres Masih Mewarnai Biak

Biak (ANTARA Sulsel) - Atribut calon cresiden (capres) hingga Minggu siang sebagai hari pertama masa tenang pilpres masih mewarnai Kabupaten Biak Numfor, Papua dan tim sukses belum membersihkan alat peraga kampanye tersebut.
Dari Biak dilaporkan, hingga Minggu siang pukul 13.00 WIT, atribut dua Capres Mega-Prabowo serta JK-Win berupa spanduk dan baliho masih terlihat di berbagai jalan strategis Kota Biak.
Baliho dan spanduk JK-Win berslogan "Pasangan Nusantara", "Lebih Cepat Lebih Baik", masih terpasang dan belum diturunkan oleh tim suksesnya dari jalan strategis di kota ini
Atribut kampanye pasangan ini masih terlihat di pertigaan Jalan Raya Yafdas-Sorido, pertigaan Kampung Baru Distrik Samofa, Jalan Jenderal Sudirman, pertigaan Jalan Majapahit serta pertigaan Jalan Imam Bonjol dan pertigaan Jalan Raya Bosnik-Dolog.
Begitu juga atribut pasangan Mega-Prabowo berupa spanduk bertulisan "Pilihan Tepat Nelayan, Petani dan Pedagang Pasar", "Pilihan Tepat untuk Kedaulatan NKRI" belum dibersihkan oleh tim suksesnya.
Sementara itu, atribut kampanye pasangan SBY-Boediono berupa baliho dan bendera bertuliskan "SBY-Boediono" serta "Terus Berjuang untuk Rakyat. Lanjutkan" sebagian besar telah dibersihkan.
Satu spanduk partai pendukung SBY-Boediono, yakni PKS yang berisi ajakan memenangkan SBY-Boediono di pertigaan Jalan Pramuka-Ahmad Yani belum diturunkan pengurus PKS setempat.
Sedangkan, satu baliho bergambar SBY-Boediono berukuran besar di halaman Sekretariat PKB di komplek pertokoan Jalan Jenderal Sudirman Biak masih berdiri.
Ketua Panwaslu Biak, Abraham Rumbino hingga saat ini belum dapat dihubungi.
Suasana kota Biak dan sekitarnya pada hari pertama masa tenang sampai jam 13.00 WIT aman dan kondusif.
Berbagai aktivitas warga masyarakat Biak dan sekitarnya tetap berjalan seperti biasa, meski tak seramai dibanding pada hari biasanya.
(T.M039/S023)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
