Logo Header Antaranews Makassar

PMI Sulbar Prioritaskan Pendirian UTD

Kamis, 30 Januari 2014 12:02 WIB
Image Print
Ilustrasi Unit Transfusi Darah (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)
"Saat ini kami baru memiliki UTD di Kabupaten Polewali Mandar, di Mamuju juga sudah dianggap mendesak untuk dididirikan, sebab kebutuhan darah sudah sangat tinggi, sementara UTD di abupaten Polewali Mandar tak menjangkau sampai Mamuju," papar Anggrai

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Barat Enny Anggraini Anwar menyampaikan bahwa program kerja di tahun ini akan memprioritaskan pendirian Unit Transfusi Darah (UTD) di Mamuju.

Hal ini disampaikan Enny Anggraini dalam sambutannya ketika membuka musyawarah rapat kerja PMI Sulbar 2014 di Mamuju, Kamis.

Menurutnya, program pendiriAN UTD Mamuju menjadi penting selaku ibu kota provinsi. Sebab, selama ini hanya bertumpu pada UTD yang ada di Kabupaten Polewali Mandar, katanya.

"Saat ini kami baru memiliki UTD di Kabupaten Polewali Mandar, di Mamuju juga sudah dianggap mendesak untuk dididirikan, sebab kebutuhan darah sudah sangat tinggi, sementara UTD di abupaten Polewali Mandar tak menjangkau sampai Mamuju," papar Anggraini.

Demikian pula keberadaan bank darah, kata Anggraini, bahwa RSUD Mamuju telah memberi tempat sehingga PMI Sulbar akan lebih giat melakukan kegiatan donor darah berbasis kesiapsiagaan.

"Kegiatan donor darah akan kita galakkan lagi. Itu juga untuk menanggulangi kebutuhan darah setelah Denmark sebagai negara donor berakhir kontrak dengan PMI Sulbar," ungkap istri gubernur ini.

Program yang kini berjalan di PMI Sulbar yakni pelayanan bencana tanggap darurat, distribusi bantuan korban bencana, dapur umum, pemulihan hubungan keluarga yang terpisah karena bencana, termasuk bantuan psikososial dan pembinaan palang merah remaja (PMR).

"Kami juga menyiapkan posko markas di sekretariat PMI Sulbar dan di masing-masing kabupaten. Tentunya kegiatan kami akan selalu disinergikan dengan kebijakan pemerintah," tambahnya.

Sementara itu, Dahlan, selaku pembina PMI Kabupaten Polewali Mandar menyampaikan, progres kegiatan lembaga yang dibinanya itu juga sedang menjajaki sejumlah ketrampilan penyelamatan korban.

"Saya akan lebih memperhatikan pada pembinaan korps sukarela dan kader muda PMI, sebagai komitmen pengabdian saya pada kemanusiaan," ujar Dahlan. Farochah



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026