Logo Header Antaranews Makassar

Tim JK-Win di Sulbar Minta Pilpres Ditunda

Senin, 6 Juli 2009 18:25 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Tim pemenangan pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) JK-Wiranto di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) meminta pemilihan presiden (Pilpres) ditunda karena daftar pemilih tetap (DPT) diwilayah itu dinilai masih bermasalah.

"Pemilu harus ditunda karena DPT Pilpres di Sulbar ini masih bermasalah, masih banyak pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi terdaftar dalam DPT, "kata Ketua tim pemenangan JK-Wiranto, Syahrul Burhanuddin dalam rapat dengar pendapat Panwas Provinsi Sulbar dengan sejumlah tim pemengan capres dan cawapres membahas DPT di Sulbar di Mamuju, Senin.

Menurut Syahrul, dalam DPT masih terdapat pemilih dibawah umur serta pemilih ganda kemudian pemilih yang tidak memiliki domisili yang jelas namun dimasukkan dalam DPT.

Selain itu kata dia, masih banyak pemilih di wilayah ini yang telah memenuhi syarat menjadi pemilih namun tidak terdaftar dalam DPT.

Ia mengatakan, kalau masalah DPT tersebut tidak bisa diselesaikan maka pemilu ini harus ditunda karena sudah tidak demokrasi akibat banyak pemilih yang tidak menyalurkan hak pilihnya.

Ia meminta kepada mahkamah konstitusi (MK) untuk memutuskan agar kartu tanda penduduk (KTP) dapat digunakan untuk memilih dalam pilpres ini, karena jika tidak maka tidak ada pilihan pilpres ini harus ditunda.

Hal senada juga dikatakan tim pemenangan pasangan Mega-Pro Provinsi Sulbar, Yusuf, ia juga meminta agar masalah DPT segera diselesaikan karena pemilu akan tidak demokratis jika masih ada warga Negara tidak mendapatkan hak pilih.

Sementara itu, tim pasangan SBY-Boediono Provinsi Sulbar, Syukur Dallu, mengatakan mengenai penundaan Pilpres ini ia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada MK dan KPU pusat apakah ditunda atau tidak.

"Tergantung dari pusat apakah pemilu pilpres ini ditunda atau tidak,"ujarnya.

(T.PK-MFH/S016)