Logo Header Antaranews Makassar

Dirut Mayofield Belum Penuhi Panggilan Perusda

Senin, 6 Juli 2009 18:51 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Direktur Utama Mayofield, pengelola Latanete Plaza belum memenuhi panggilan dari Perusahaan Daerah (Perusda) Sulawesi Selatan.

Direktur Perusda, Haris Hody, di Makassar, Senin, mengatakan, ketidakhadiran Dirut Mayofield karena orang tua yang bersangkutan sedang sakit.

"Orang tua Dirut-nya masuk rumah sakit kena stroke," katanya. Karena berhalangan hadir, rencana untuk membahas kelanjutan kerjasama Perusda dan Mayofield ditunda.

Meski demikian, rapat akan dijadwalkan kembali minggu depan. Rencananya, rapat akan digelar pada Kamis (16/7).

Dalam rapat yang direncanakan tersebut, perusda ingin mengetahui jawaban pihak pengelola tentang kelanjutan pengelolaan aset pemerintah daerah tersebut.

Jawaban yang ditunggu dari pihak pengelola antara lain mengenai pemenuhan tunggakan kepada perusda sejumlah Rp500 juta, terhitung mulai September 2007. Sebelumnya, Perusda juga telah memberikan surat peringatan terakhir kepada Mayofield.

Surat peringatan tersebut berisi tentang kemungkinan pemutusan kerjasama dengan pengelola karena selama ini dinilai tidak pernah lagi memberikan keuntungan. Selain itu, kewajiban pengelola untuk memberikan laporan kerja rutin juga tidak pernah dilakukan.

Untuk itu, pihaknya melayangkan surat undangan membahas kelanjutan kerjasama pengelolaan Latanete Plaza. Namun, pertemuan yang direncanakan tertunda karena Dirut pengelola berhalangan.

Kawasan bisnis Latenete Plaza ini merupakan milik Perusda dengan luas tanah sekitar dua hektare. Termasuk 100 unit rumah toko di dalamnya.

Menurutnya, hak guna bangunan pihak ketiga akan habis pada tahun 2011 mendatang. Aset perusda yang satu ini dikatakan sebagai aset terbengkalai. Rencananya, Perusda akan mengambil alih dan mengelolanya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

(T.PSO-100/F003)