Logo Header Antaranews Makassar

Murid dan Guru Perebutkan Piala Walikota

Senin, 21 Juli 2014 21:51 WIB
Image Print
"Sebagai kepala pemerintahan di daerah ini, saya tentunya sangat bangga karena antusiasme anak-anak didik di bangku SD itu sangat tinggi dan ini merupakan kemajuan yang menggembirakan buat pembentukan akhlak anak-anak," ujarnya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ratusan siswa sekolah dasar, guru dan kepala sekolah ikut berlomba memperebutkan piala Wali Kota Makassar dalam kegiatan lomba Tadarrus Al-Quran di Masjid Terapung Amirul Mu`minin Losari.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Senin, mengatakan, antusiasme masyarakat, khususnya peserta didik maupun pendidik dalam lomba Tadarrus Al-Quran di bulan Ramadan ini sangat tinggi.

"Sebagai kepala pemerintahan di daerah ini, saya tentunya sangat bangga karena antusiasme anak-anak didik di bangku SD itu sangat tinggi dan ini merupakan kemajuan yang menggembirakan buat pembentukan akhlak anak-anak," ujarnya.

Lomba tadarrus yang digelar selama tujuh tahun berturut-turut dan diprakarsai oleh pejabat lama Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin itu menyertakan 70 orang murid SD dari 14 kecamatan se-Makassar.

Tidak hanya murid SD yang mengambil bagian dari lomba itu, peserta lainnya juga datang dari guru-guru dimana ada sekitar 140 guru dan 70 Kepala sekolah juga ikut.

"Mulai dari siswanya, gurunya dan kepala sekolahnya ikut berpartisipasi dalam lomba ini. Tidak semua sekolah ikut dalam lomba ini, ada seleksi awal di setiap sekolah dan setiap kecamatan itu hanya mengutus sekitar lima orang saja dari 14 kecamatan di Makassar," katanya.

Ketua Panitia lomba, Muh Idrus mengtakan, tujuan dilaksanakannya lomba tadarrus ini adalah untuk meningkatkan pendalaman peserta terhadap kitab suci Al-Quran, serta menjalin silaturrahmi terhadap sesama pegawai yang berprofesi di dunia pendidikan.

"Kegiatan ini juga bermanfaat dalam meningkatkan nilai-nilai agama terhadap anak-anak kita, apalagi ini dimulai pada generasi muda bangsa. Kita ingin menanamkan karakter dan landasan agama dalam setiap anak," jelasnya.

Danny Pomanto mengharapkan, pelaksanaan lomba tahun depan tidak hanya sekedar tadarrus, namun mengikutkan juga tafsirnya.

"Al-Quran akan lebih indah jika kita memahami tafsirnya. Saya berharap tahun depan kita ikutkan juga lomba tafsirnya supaya semuanya lengkap," kata Danny.

Dirinya berharap, peserta yang terdiri dari murid SD tidak hanya sekedar mampu melafazkan ayat-ayat suci, tetapi juga mengetahui arti dan maknanya supaya bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Jika dari usia dini generasi muda kita sudah memahami isi Al-Quran, saya yakin kelak akan menjadi orang-orang yang bermamfaat baik bagi diri, keluarga dan orang banyak," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Danny juga, memberikan semangat kepada hadirin yang mayoritas adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Makassar, agar senantiasa menjadi motivator di tengah masyarakat dalam menciptakan lingkungan bersih dan pola hidup sehat.

"Meski bulan puasa, tetapki harus semangat dalam mensukseskan program Makassarta` Tidak Rantasa (MTR) karena menjaga kebersihan itu ibadah" ujar Danny. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026