Petanque - Fopi Makassar gelar piala wali kota

id Fopi gelar, piala walikota

Ilustrasi atlet Indonesia, Annisa Alfath, melempar bola saat berlaga melawan Filipina dalam cabang olah raga Petanque (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Makassar siap menggelar kejuaraan petanque antarpelajar se-Makassaar Piala Wali Kota 2018.

Ketua Umum FOPI Makassar, Muliono Caco di Makassar, Sulsel, Rabu, mengatakan pihaknya masih terus fokus melakukan sosialiasi ke berbagai sekolah agar mereka bisa mempersiapkan atlet masing-masing untuk ikut bertarung di kejuaraan tersebut.

"Kita akan menggelar kejuaraan antarpelajar yang memperebutkan piala wali kota. Untuk lebih meriah, kita terus perbanyak sosialisasi agar para guru olahraga se-kota Makassar bisa segera mempersiapkan siswanya mengikuti Wali Kota Cup Petanque tahun ini," katanya.

Untuk kejuaraan ini, pihaknya berharap seluruh sekolah yang ada di Kota Daeng bisa ikut ambil bagian dan meramaikan kejuaraan tersebut.

Pihaknya juga berharap dengan sosialisasi yang dilakukan akan membuat cabang olahraga baru itu bisa lebih berkembang khususnya di Makassar,

"Untuk tahap awal, kita fokus ke tingkat SMP. Setelah itu kita akan fokus untuk sosialisasi di berbagai SMU/SMK di Makassar," ujarnya.

Sementara Pengurus provinsi Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sulawesi Selatan kini fokus dalam pembentukan kepengurusan cabang di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan demi meningkatkan pembinaan dan memasyarakatkan cabang tersebut.

Sekretaris Umum FOPI Sulsel, Dr Wahyudin mengatakan untuk program jangka pendek yang menjadi fokus mereka yakni diharapkan bisa membentuk hingga 10 kepengurusan daerah.

Mengenai upaya yang dilakukan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan pihak dispora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) daerah setempat. Baik KONI dan Dispora juga diharapkan bisa membantu mencarikan sosok yang dianggap punya komitmen dalam mengurus olahraga khususnya petanque.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar