Logo Header Antaranews Makassar

Kebakaran hanguskan 33 unit rumah di Jalan Laiya Makassar

Senin, 28 Oktober 2024 20:29 WIB
Image Print
Warga mencari barang-barang berharga usai terjadi kebakaran di pemukiman padat penduduk Jalan Laiya, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (28/10/2024). Kebakaran tersebut menghanguskan 33 rumah dan sekitar 211 warga mengungsi, sementara penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan Tim Inafis Polrestabes Makassar. (ANTARA FOTO/Hasrul Said/foc)

Makassar (ANTARA) - Sebanyak 33 unit rumah hangus dilalap si jago merah di wilayah pemukiman padat penduduk Jalan Laiya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sebanyak 57 kepala keluarga dengan 211 jiwa terdampak dari kebakaran hebat tersebut yang terjadi pada pukul 05.00 Wita.

Musibah kebakaran tersebut melanda di Kelurahan Gaddong pada dua Rukun Tetangga (RT) masing-masing di RT 03 berjumlah 24 unit rumah, dengan 40 KK dan 150 jiwa serta RT 04 berjumlah Sembilan unit rumah dengan 17 KK dan 61 jiwa.

"Pemadaman api berlangsung selama satu jam lebih, ada enam regu diturunkan memadamkan api. Belum diketahui penyebab kebakaran dan masih diselidiki kepolisian," kata Kepala Seksi Operasi Damkarmat Makassar, Cakrawala

Usai api dipadamkan, polisi memasang garis polisi untuk melakukan penyelidikan bersama Tim Inafis Polrestabes Makassar penyebab kebakaran. Sajauh ini korban terdampak warga masih mengungsi di tenda pengungsian dekat lokasi kejadian.

Lurah Gaddong Andi Muhammad Nizar mengatakan, usai kejadian tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyiapkan tenda maupun dapur umum.

"Ada 211 orang yang terdampak, kini mereka mengungsi di posko pengungsian dekat lokasi kebakaran. Kami juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut terhadap korban. Bantuan juga sudah disalurkan," katanya.

Sejauh ini aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan sebab kejadian kebakaran tersebut. Salah seorang warga setempat Muliati sempat mendengar suara teriakan warga ada kebakaran saat sedang menunaikan salat subuh. Selanjutnya keluar rumah Bersama warga lainnya yang berusaha memadamkan api.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026