
Ketua PPP Sulsel Nilai Kegiatan SDA Ilegal

"SDA itu sudah dipecat dari partai dan tidak bisa lagi melakukan kegiatan dengan mengatasnamakan partai. Kalau dia (SDA) ngotot melakukan kegiatan partai di Makassar itu `ilegal`, tidak sah," jelasnya di Makassar, Minggu.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulawesi Selatan Amir Uskara menilai jika semua kegiatan yang dilaksanakan oleh Ketua Umum Suryadharma Ali (SDA) itu tidak mempunyai kekuatan hukum atau ilegal.
"SDA itu sudah dipecat dari partai dan tidak bisa lagi melakukan kegiatan dengan mengatasnamakan partai. Kalau dia (SDA) ngotot melakukan kegiatan partai di Makassar itu `ilegal`, tidak sah," jelasnya di Makassar, Minggu.
Ia mengatakan, ratusan kader PPP Sulsel yang berada di Hotel Singgasana pada Sabtu malam itu ingin mempertanyakan kegiatan yang akan digelar oleh Suryadharma di salah satu ruang pertemuan lantai satu.
Namun karena SDA tidak muncul hingga larut malam dalam ruang pertemuan itu, akhirnya massa yang dominan adalah pendukungnya itu kemudian mencari tahu keberadaan SDA bersama jajarannya yang lain.
Massa Amir Uskara kemudian menemukan mereka sedang berada di salah satu ruangan pertemuan di lantai dua dengan pintu tertutup dijaga aparat kepolisian.
Massa kemudian menyandera SDA hingga tengah malam hingga akhirnya Amir Uskara tiba di hotel itu untuk menenangkan massanya dan mengantisipasi agar tidak terjadi bentrokan.
"Wajar saja mereka marah karena merka tahunya itu SDA sudah dipecat dan tidak berhak melakukan kegiatan mengatasnamakan partai. Apapun keputusan yang dihasilkan itu tidak berdasar hukum," sebutnya.
Calon legislatif (Caleg) terpilih DPR-RI itu menyebutkan jika hasil keputusan dari Mahkamah Partai harus ditaati dan salah satu poin pentingnya yakni melarang adanya kegiatan partai hingga polemik ini berakhir.
"Jelas sekali dalam keputusan Mahkamah Partai itu melarang kegiatan apapun dilaksanakan selama permasalahan ini belum selesai. Anda lihat sendiri, kegiatan yang dilaksanakannya di hotel ini kan," bebernya ke sejumlah wartawan.
Ratusan pendukung Amir Uskara yang dipecat beberapa waktu lalu oleh SDA itu memadati lobi lantai dua Hotel Singgasana Makassar, tempat berlangsungnya pertemuan tertutup SDA.
Mereka berusaha mendobrak salah satu ruangan di lantai dua hotel itu untuk membubarkan pertemuan Suryadharma Ali, namun polisi membentuk barikade berlapis di depan ruangan untuk mengantisipasi massa.
"Makanya kalau SDA datang ke Sulsel, khususnya di Kota Makassar secara pribadi kami terima. Tapi kalau datang dengan nama partai, maka itu ilegal atau tidak resmi karena statusnya sudah dipecat," jelasnya.
Selain dirinya yang dipecat, sejumlah DPW yang ketuanya dipecat adalah Jawa Timur, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sekertaris DPW Bengkulu. Agus Setiawan
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
