Logo Header Antaranews Makassar

13 KELURAHAN DI MAKASSAR RAWAN DBD

Senin, 24 November 2008 09:44 WIB
Image Print

Makassar, 24/11 (ANTARA) - Sebanyak 13 kelurahan di sembilan dari 14 kecamatan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan dinyatakan sebagai lokasi yang rawan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Ketigabelas kelurahan itu di antaranya Lette, Cambayya, Pajjayyang, Sudian dan Lanjukkang yang dinyatakan rawan DBD berdasarkan hasil survei jentik nyamuknya yang rata-rata masih di atas 60 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Naisyah Tun Asikin di Makassar, Senin.

Menurut dia, lokasi itu dinilai rawan menjadi habitat nyamuk Aedes aegypti karena kesadaran masyarakat masih rendah untuk menjaga kesehatan, khususnya dalam menerapkan program 3M yaitu menguras bak air, menutup bak air dan mengubur wadah yang ada di sekitar rumah.

Selain itu, sanitasi lingkungannya kurang bersih, sampah berserakan dan dibiarkan menutupi got, sehingga airnya tidak mengalir. Kondisi itu diperparah dengan permukiman yang padat, dengan jarak antara satu rumah dengan rumah lain hampir tidak ada.

Mengenai perkembangan kasus DBD di Kota Makassar, Naisyah mengatakan tahun ini terjadi penurunan dengan jumlah kasus sebanyak 212 pada Oktober 2008, sedang pada 2007 kasus DBD mencapai lebih dari 400 kasus.

Berkaitan dengan hal tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati menjaga kesehatan dan lingkungan. Apabila ada yang sakit, segera memeriksakan diri ke puskesmas atau puskesmas pembantu terdekat.

"Sekarang semua pelayanan kesehatan digratiskan, jadi tidak perlu khawatir lagi. Apalagi 36 puskesmas ditambah dua puskesmas pembantu sudah diintensifkan untuk menghadapi penyakit menular seperti diare, DBD dan TBC," katanya.

Untuk penyakit yang tidak dapat ditangani puskesmas, lanjutnya, juga disiapkan rumah sakit rujukan yakni RS Labuang Baji, RS Haji dan RS Wahidin.***4***

(T.K-SUR/B/N002/N002) 24-11-2008 16:32:01