
Pemprov Sulbar menggandeng Kalbe Farma percepat penurunan stunting

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menggandeng PT Kalbe Farma Tbk pada upaya percepatan penurunan stunting di daerah itu.
"Kami telah melakukan pertemuan dengan PT Kalbe Farma dalam upaya melakukan intervensi percepatan penurunan stunting di Sulbar," kata Wakil Gubernur (Wagub) Sulbar Salim S Mengga di Mamuju, Selasa.
Pada pertemuan dengan PT Kalbe Farma yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar itu, Wagub didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar Asran Masdy.
Wagub menyampaikan Kalbe Farma memiliki pengalaman dalam melakukan pendampingan, sehingga pihaknya mengajak PT Kalbe Farma bekerja sama untuk menyusun berbagai strategi dalam upaya percepatan penurunan stunting.
"Alhamdulillah, melalui pertemuan tersebut PT Kalbe Farma bersedia melakukan pendampingan," ujar Salim Mengga.
Pada pertemuan tersebut PT Kalbe Farma memaparkan program yang nantinya dijalankan dalam mengatasi stunting, seperti pemberian makanan tambahan berupa susu pada ibu hamil hingga edukasi kesehatan tentang penurunan stunting.
Selain itu PT Kalbe Farma menyediakan nutrisi sebelum kehamilan, ibu menyusui, tumbuh kembang anak hingga dewasa.
Wagub menyampaikan tanpa penanganan serius akan semakin banyak penduduk yang dewasa dan menua dengan perkembangan kemampuan yang lambat, mudah sakit, dan kurang produktif.
Wagub berharap tim terpadu penanganan stunting Sulbar dapat bekerja sama dengan PT Kalbe Farma, sehingga mampu meningkatkan mutu gizi masyarakat, mulai dari ibu hamil, ibu pranikah, dan anak usia dini, dengan produk yang berkualitas dimilikinya.
Salim Mengga juga menegaskan seluruh anggota keluarga yang berisiko stunting, mulai dari remaja putri, pasangan baru menikah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, harus diintervensi dengan serius.
"Stunting dapat dicegah dan mencegah gangguannya agar tidak muncul kembali dengan mengkonsumsi nutrisi yang tepat," kata Salim Mengga.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
