
Sektor pertanian penunjang utama pertumbuhan ekonomi di Sulsel

Yogyakarta (ANTARA) - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Wahyu Purnama mengatakan sektor pertanian merupakan penunjang utama pertumbuhan ekonomi di wilayahnya dengan sumbangan sebesar 21 persen.
Hal itu dikemukakan Wahyu disela Media Gathering dengan wartawan Sulsel Yogyakarta, Rabu.
Dia mengatakan Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional dengan rata-rata produksi 5,5 juta ton beras dan 2,5 juta ton surplus 2,5 juta ton per tahun telah menyumbang 21 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel pada kuartal I 2025 yang tercatat 5,78 persen.
Menurut dia, Program Mandiri Benih dari Pemprov Sulsel juga mendorong sektor pertanian yang cukup besar itu.
Karena itu, untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel, sektor pertanian khususnya tanaman padi terus digenjot produksinya serta luas lahannya.
"Selain mendorong mandiri benih, juga dilakukan perbaikan irigasi serta mendorong hilirisasi produk usaha UMKM di lapangan," ujarnya.
Pentingnya mendorong pelaku UMKM agar produknya dapat bersaing di pasar lokal hingga mancanegara, lanjut dia, karena UMKM merupakan nadi perekonomian yang sudah terbukti saat terjadi COVID-19.
Pertumbuhan ekonomi Sulsel saat COVID -19 masih di atas 5 persen atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang sudah di bawah 5 persen.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
