Makassar (ANTARA) - Bulog Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai menyalurkan bantuan pangan beras kepada 32.604 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Takalar.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Makassar Karmila Hasmin bersama Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyalurkan langsung bantuan kepada sejumlah masyarakat berupa beras 20 kg, menandai awal penyaluran bantuan pangan untuk masyarakat prasejahtera di Kabupaten Takalar, Senin.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Makassar Karmila Hasmin menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini sebagai upaya stabilisasi harga terhadap tingginya harga beras di pasaran.
"Hari ini kami mulai salurkan bantuan beras sebanyak 62 ton untuk Kabupaten Takalar, dengan 32 ribu lebih penerima bantuan dan pagunya sebanyak 640 ton yang akan kami salurkan di Kabupaten Takalar," ujarnya.
Karmila menyebut penyaluran bantuan periode Juni-Juli ini akan diberikan secara bertahap hingga 31 Juli mendatang, termasuk pada lima daerah area kerja Bulog Makassar, yakni Kabupaten Takalar, Gowa, Maros, Pangkep, dan Kota Makassar.
"Kami menyalurkan 1.700 ton per bulan terkait bantuan pangan ini, yang turut dibantu oleh pemerintah daerah dalam penyalurannya," kata Karmila.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengapresiasi langkah Bulog Makassar yang telah menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat prasejahtera di Takalar, di tengah melambungnya harga beras lantaran musim panen belum dilakukan.
"Saya ucapkan terima kasih ke Bulog yang telah membantu pemerintah daerah melalui program bantuan pangan, khususnya beras sebagai salah satu kebutuhan vital masyarakat," ujarnya pula.
Saat ini, kata dia lagi, bantuan beras oleh Bulog telah disiapkan untuk Kabupaten Takalar sebanyak 650 ribu kilogram atau 650 ton yang akan disalurkan kepada masyarakat prasejahtera sesuai data Kementerian Sosial.
"Kami sudah salurkan 20 persen dan tersisa 80 persen akan segera kami salurkan pada 12 kecamatan di Kabupaten Takalar," ujarnya lagi.
Daeng Manye menjelaskan waktu panen para petani beragam, mulai dari sekali panen, dua kali panen hingga tiga kali panen. Maka dari itu, ke depan guna menstabilisasi harga beras di Takalar, Daeng Manye mengupayakan peningkatan jumlah panen.
"Saat ini, kita bergerak untuk tiga kali panen, caranya dengan memperbaiki saluran irigasi, peningkatan kualitas bibit dan pemberian bantuan pupuk melalui penebusan pupuk subsidi, karena pupuk ini ada dan itu membantu sekali para petani kita," ujar dia lagi.

Bulog Makassar mulai salurkan bantuan beras kepada 32.604 KPM

Pemimpin Cabang Perum Bulog Makassar Karmila Hasmin bersama Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye saat menyalurkan langsung bantuan pangan beras kepada masyarakat prasejahtera, di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (21/7/2025). ANTARA/Nur Suhra Wardyah
