Logo Header Antaranews Makassar

Pemprov Sulsel telah salurkan bantuan kemanusiaan untuk Sumatra

Selasa, 20 Januari 2026 09:33 WIB
Image Print
Tim Dinsos Sulsel menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana di Sumatera Utara.ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyalurkan bantuan donasi kemanusiaan kepada tiga provinsi yang terdampak bencana yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman di Makassar, Selasa, menyampaikan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak, serta membantu percepatan pemulihan pascabencana di masing-masing daerah.

“Alhamdulillah kami telah menyerahkan langsung bantuan donasi tersebut untuk penanganan dan membantu pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, Sumut dan Sumbar. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan kepada saudara-saudara kita,” ujarnya.

Lebih dari 30 titik pendistribusian bantuan telah dilakukan dan disalurkan langsung kepada para korban bencana. Pendistribusian tersebut mencakup kebutuhan dasar masyarakat, logistik, serta dukungan untuk penanganan darurat dan pemulihan.

Untuk Provinsi Aceh, Sulawesi Selatan kembali menyalurkan bantuan pasca bencana banjir senilai Rp1 miliar. Dengan tambahan tersebut, total bantuan yang telah disalurkan ke Aceh mencapai lebih dari Rp4,5 miliar.

Sementara Provinsi Sumatera Utara, Pemprov Sulsel menyalurkan bantuan susulan senilai Rp500 juta guna penanganan pasca bencana banjir. Total bantuan yang telah disalurkan ke Sumatera Utara mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Adapun Provinsi Sumatera Barat juga menerima bantuan senilai Rp500 juta. Secara keseluruhan, total bantuan Pemprov Sulsel ke Sumatera Barat tercatat mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Bantuan kemanusiaan dari Sulawesi Selatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemerintah Kabupaten Bone, dukungan Corporate Social Responsibility (CSR), serta partisipasi masyarakat melalui Andalan Peduli sebagai wadah penyaluran bantuan kebencanaan.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026