Logo Header Antaranews Makassar

Pemerintah Pusat dan Sulsel perkuat sinergi hadapi lonjakan angkutan Lebaran 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 05:45 WIB
Image Print
Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi memimpin langsung Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Makassar, Jumat (27/02/2026). ANTARA/HO-Humas Penprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Pusat dan Pemerintah Sulawesi Selatan dan seluruh pemangku kepentingan transportasi memperkuat koordinasi nasional dalam menghadapi lonjakan angkutan Lebaran 2026.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi memimpin langsung
Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, unsur Forkopimda Sulsel, instansi vertikal, operator transportasi lintas moda, serta seluruh stakeholder terkait, termasuk di Makassar, Jumat.

Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menegaskan penyelenggaraan angkutan Lebaran merupakan momentum penting untuk menguji kesiapan ekosistem transportasi nasional, baik dari sisi infrastruktur, keselamatan, maupun koordinasi lintas sektor.

“Angkutan Lebaran adalah agenda nasional yang membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator transportasi, serta aparat keamanan. Kita harus memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Dudy Purwagandhi.

Dia menekankan bahwa keberhasilan angkutan Lebaran tidak hanya diukur dari kelancaran arus penumpang, tetapi juga kemampuan seluruh pihak dalam menjaga standar keselamatan dan pelayanan publik.

Menurutnya, integrasi antar moda transportasi menjadi fokus utama, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik kepulauan seperti Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan posisi geografis Sulsel menjadikan daerah ini sebagai salah satu simpul utama pergerakan masyarakat dan logistik selama musim mudik Lebaran.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen memperkuat sinergi lintas instansi untuk memastikan kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, serta layanan transportasi berjalan optimal.

“Sulawesi Selatan memiliki peran strategis sebagai hub transportasi Indonesia Timur. Koordinasi seperti ini sangat penting agar seluruh potensi kendala dapat diantisipasi sejak awal dan pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Dia juga menekankan pentingnya kesiapan personel di lapangan serta penguatan sistem pengawasan untuk menjaga kelancaran arus mudik dan balik.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026