Logo Header Antaranews Makassar

Kakanim Parepare : Kelapa perkuat ketahanan pangan dan buka peluang usaha

Kamis, 11 September 2025 12:31 WIB
Image Print
Kakanim Parepare Ade Yanuar Ikbal (dua kiri) melakukan penanaman bibit kelapa di Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (9/9/2025). ANTARA/HO-Humas Imigrasi Parepare

Makassar (ANTARA) - Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II TPI Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Ade Yanuar Ikbal mengatakan bibit kelapa memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang usaha untuk masyarakat.

“Bibit kelapa ini akan menjadi warisan untuk generasi akan datang, memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang usaha untuk masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan di Selayar,” kata Ade ketika mengikuti program penanaman pohon kelapa secara serentak di seluruh Indonesia yang digelar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, pada Selasa (9/9).

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang hadir secara virtual dari Nusakambangan, menandai peresmian sejumlah fasilitas strategis melalui penandatanganan prasasti, seperti Balai Latihan Kerja (BLK) Pengolahan FABA, BLK Pupuk, BLK Pengolahan Sampah, BLK Konveksi, BLK Budidaya Udang Vaname Pasir Putih, Rumah Sakit Pemasyarakatan Nusakambangan, hingga Masjid Miftahul Khair.

Kegiatan ini untuk tingkat nasional dipusatkan di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, dan secara bersamaan juga dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia melalui koordinasi daring, dengan rangkaian acara antara lain menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Imigrasi dan Pemasyarakatan, pembacaan doa, penayangan video Program Ketahanan Pangan Nusakambangan, serta laporan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Penyerahan peralatan pertanian dari Kementerian Pertanian kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menjadi bagian dari agenda.

Menurut Ade, di wilayah Sulawesi Selatan, sebanyak 5.000 bibit kelapa ditanam di lahan seluas 40 hektare dipusatkan di Desa Mekar Indah, Kecamatan Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Gerakan ini tidak hanya sekedar simbolik, melainkan menjadi bukti konkrit komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberi peluang usaha bagi masyarakat,” tambahnya.

Puncak acara ditandai dengan aksi penanaman pohon kelapa oleh Wakil Bupati Selayar, Forkopimda, serta seluruh UPT Keimigrasian Sulawesi Selatan. Secara nasional, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan memimpin penanaman pohon di Nusakambangan, sebagai simbol dimulainya gerakan bersama seluruh Indonesia.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 12.05 WITA ini berlangsung aman dan tertib. Ribuan bibit kelapa yang ditanam di Desa Mekar Indah diharapkan dapat menjadi sumber daya produktif, baik sebagai bahan pangan maupun penunjang ekonomi masyarakat.

Dengan terwujudnya program penanaman pohon kelapa serentak, Desa Mekar Indah kini menjadi salah satu ikon gerakan penghijauan nasional, yang memperlihatkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk keberlanjutan masa depan bangsa.

Turut hadir pada kegiatan tersebut jajaran pejabat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi lingkup Kanwil Sulawesi Selatan, yakni Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo, dan Rumah Detensi Imigrasi Makassar. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Selayar, termasuk Wakil Bupati, Kapolres, Kejari, Dandim, serta UPTD terkait.(*/Inf)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026