
Pengurusan paspor di Makassar diprediksi turun saat Ramadhan

Makassar (ANTARA) - Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kota Makassar, Oky Derajat Rizki Mubarok mengatakan antusiasme pemohon untuk pengurusan paspor diprediksi mengalami penurunan saat bulan suci Ramadhan tahun ini.
"Antusiasme pemohon biasanya tidak setinggi pada hari-hari normal di luar bulan suci Ramadhan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya," kata Oky di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan, antusiasme dari pemohon yang diprediksi akan mengalami penurunan itu, karena masyarakat dalam kondisi berpuasa dan mungkin tempat tinggalnya jauh dari Kantor Imigrasi Makassar.
Sebagai perbandingan, lanjut dia, pada bulan-bulan biasa pemohon paspor dapat mencapai sekitar 300 orang per hari. Namun saat Ramadhan, jumlah tersebut diperkirakan turun hingga sekitar setengahnya saja.
Mengenai penyesuaian layanan di kantor imigrasi sepanjang bulan suci Ramadhan, dimulai pukul 08.00 WITA hingga pukul 15.00 WITA. Khusus pada Jumat dimulai pukul 08.00 WITA hingga 15.30 WITA.
Penyesuaian waktu pelayanan tersebut selama bulan puasa dilakukan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan sesuai ketentuan.
Sementara dalam pelayanan paspor, Oky mengatakan, kantor imigrasi juga melakukan perubahan pada fasilitas pengantaran dokumen. Untuk sementara, layanan pengiriman paspor melalui ojek "online" tidak lagi disediakan.
Meski demikian, masyarakat tetap dapat mengambil paspor dengan cara yang lebih fleksibel. Pengambilan dokumen bisa dilakukan oleh keluarga terdekat dengan membawa surat kuasa.
Oky menegaskan, mekanisme ini diberikan agar pemohon tidak harus datang langsung ke kantor imigrasi. Dengan adanya surat kuasa itu, proses pengambilan paspor tetap dapat berjalan dengan mudah.
Baca juga: Kantor Imigrasi Parepare raih predikat WBBM 2025
Baca juga: Pengawasan WNA, Timpora Pinrang gelar operasi kemigrasian di perusahaan
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
