
Pemprov Sulsel Dukung Program Kerja GP Ansor

"Program-program GP Ansor yang berkaitan dengan program pemerintah provinsi bisa dikerjasamakan," katanya...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu`mang mengatakan pemprov siap mendukung program kerja pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor di provinsi setempat.
"Program-program GP Ansor yang berkaitan dengan program pemerintah provinsi bisa dikerjasamakan," katanya saat menerima pengurus GP Ansor, di Makassar, Selasa.
Agus mengatakan peran GP Ansor saat ini semakin strategis di tengah munculnya gerakan radikal, seperti ISIS, karena itu pihakya mengapresiasi semua kegiatan yang dilakukan GP Ansor.
"Salah satu program yang dapat dikerjasamakan adalah pemberian beasiswa SPP gratis untuk satu tahun pertama. Program ini dapat dimanfaatkan oleh GP Ansor yang menyelenggarakan bimbingan belajar pasca Ujian Nasional kepada siswa kurang mampu," katanya.
Jadi, siswa yang lulus bisa didaftarkan untuk program beasiswa itu. "Nanti, lakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan," kata Agus.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah GP Ansor Sulsel, Muh. Thonang, mengatakan kepengurusannya dilantik sejak tahun 2012.
Dalam dua tahun terakhir, pihaknya lebih banyak melakukan konsolidasi internal, kaderisasi, dan membenahi struktur lembaga di kabupaten dan kota hingga ke tingkat kecamatan.
"Kami juga memiliki lembaga majelis dzikir, lembaga otonom, lembaga keuangan, hingga lembaga khusus," jelas Thonang.
Ia mengungkapkan GP Ansor juga memberikan bimbingan belajar pasca Ujian Nasional kepada siswa kurang mampu yang akan masuk ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Saat ini, tercatat 120 orang yang dibina dan berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri seperti Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar.
"Setiap kegiatan kami pusatkan di pondok pesantren," ujarnya.
Thonang menambahkan pihaknya juga telah berdiskusi dengan Polda dan Pangdam terkait isu perkembangan organisasi radikal ISIS di Sulsel.
"Jangan sampai kegiatan-kegiatan di pesantren dicurigai sebagai pola gerakan radikal," ujarnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
