Makassar (ANTARA) - Tim SAR Gabungan mengevakuasi mayat seorang laki-laki tanpa identitas yang mengapung di sekitar tanggul pemecah ombak bagian barat Pulau Lae-Lae, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.
"Info awal diterima dari Babinsa telah ditemukan sesosok mayat laki-laki berusia sekitar 35 tahun. Saat kami menerima informasi tersebut langsung memberangkatkan satu tim," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar Andi Sultan, Jumat.
Pemberangkatan tim gabungan menggunakan Kapal Negara (KN) Kamaja bersama tim TNI, serta aparat Direktorat Polairud Polda Sulsel serta personel Polsek Ujung Pandang mengevakuasi jenazah.
"Setiba di lokasi, tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi ke atas KN Kamajaya, untuk dibawa ke Dermaga Pelabuhan Peti Kemas Makassar. Jenazah lalu dibawa ambulans BPBD ke Rumah Sakit Bayangkara untuk diotopsi," paparnya.
Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas seluruh pihak yang membantu evakuasi korban untuk dapat diidentifikasi asal usulnya. Operasi pun dinyatakan ditutup.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar Muhammad Fadli menyampaikan, jenazah korban tersebut telah dibawa tim ke Rumah Sakit Bayangkara guna mengetahui identitasnya. Kepada tim SAR Gabungan, Lurah Lae-lae dan masyarakat yang membantu, disampaikan terima kasih.
Sebelumnya, penemuan mayat tersebut yang mengapung di pinggir tanggul pemecah ombak mengenakan celana jeans dan tidak memakai baju dengan kulit sudah berwarna putih pucat ditemukan warga setempat. Hal itu selanjutnya dilaporkan ke pihak terkait.
Sejauh ini belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait identitas korban yang masih ditangani tim dokter otopsi di Rumah Sakit Bayangkara Makassar. Polisi kini masih melakukan penyelidikan atas kematian korban tersebut.

