
Pengelola TWA Bantimurung akan tingkatkan kualitas pemandu wisata

Makassar (ANTARA) - Pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akan meningkatkan kualitas pemandu wisata di lokasi wisata itu menyusul adanya laporan adanya guide sambil menjual suvenir dengan harga tinggi.
Kepala Resort Bantimurung Junaedi Sam yang dihubungi ANTARA dari Makassar, Senin, menjelaskan di lokasi wisata tersebut memang ada pemandu yang menawarkan jasa mengelilingi TWA Bantimurung dan bisa juga sambil menjual aneka suvenir kepada wisatawan.
"Jadi mereka (para pemandu) itu rata-rata mematok tarif sekitar Rp200 ribu tapi tergantung jarak dan negosiasi dengan pengunjung," kata Junaedi menanggapi pemberitaan sebelumnya.
Baca juga: Pengunjung TWA Bantimurung harus waspada, ada penjual memaksa beli suvenir dengan harga selangit
Para pemandu itu terkadang juga menawarkan suvenir kepada pengunjung TWA Bantimurung.
Junaedi mengatakan ke depannya akan melengkapi para pemandu resmi dengan seragam khusus atau tanda pengenal resmi sehingga mudah dikenali oleh pengunjung.
"Ke depannya begitu. Nanti kita kumpulkan para pemandu itu untuk mendapatkan pemahaman," kata Junaedi.
Saat ini ada 38 pemandu resmi yang bertugas di TWA Bantimurung yang bertugas melayani wisatawan.
Baca juga: TWA Bantimurung sumbang PAD Rp350 Juta pada libur lebaran
Baca juga: Destinasi Bantimurung Maros jadi pantauan Operasi Ketupat 2025
Pewarta : antara
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
