Logo Header Antaranews Makassar

Kembangkan UKM "Lorong" Pemkot Dibantu PLUT-KUMKM

Kamis, 15 Januari 2015 22:55 WIB
Image Print
Syamsu Rizal (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
"Salah satu program kami saat kampanye dulu yakni mengembangkan ekonomi kerakyatan...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berbasis dari gang atau lorong akan mendapat dukungan penuh dari konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM).

"Salah satu program kami saat kampanye dulu yakni mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berbasis lorong dan kita ingin itu merata di lorong-lorong. Kita ingin industri lorong itu dikenal di Makassar," ujar Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan, bantuan konsultasi dari PLUT-KUMKM akan sangat bermanfaat demi pengembangan industri lorong tersebut karena memang para pengusaha mikro membutuhkan banyak pendampingan.

Apalagi di tahun ini, pasar bebas atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah akan diberlakukan dan ini merupakan tantangan berat sekaligus peluang bagi para pengusaha lokal untuk berpartisipasi di pasar Asean.

"Pendampingan akan sangat bermanfaat bagi mereka (pengusaha kecil) dan ini menjadi tantangan sekaligus peluang yang betul-betul mau memanfaatkannya dengan baik," katanya.

Deng Ical sapaan akrab Wakil Wali Kota mengatakan, untuk memberdayakan industri lorong Pemkot membutuhkan dukungan semua pihak. Kehadiran PLUT KUMKM akan banyak memberi mamfaat dalam mengoptimalkan program Pemkot.

"Kita akan optimalkan pemberdayaan industri lorong. Kita identifikasi semua upaya yang bisa kita lakukan agar lorong bisa hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Ical.

Konsultan PLUT KUMKM Salman Sahmad mengatakan, pihaknya akan bersinergi dengan Pemkot Makassar dalam mendampingi Koperasi dan UMKM dalam pengembangan kelembagaan, manajemen, produk maupun pemasaran hasil usaha.

"Kita datang ke Deng Ical untuk bersilaturahmi, sekaligus menyampaikan kesiapan lembaga kami dalam melakukan pendampingan kepada Koperasi dan UMKM, apalagi memasuki MEA kita harus siap bersaing," kata Salman.

Dia menambahkan, lembaganya akan lebih banyak berkomunikasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, terkait dalam pembinaan ekonomi masyarakat yang berdomisili di lorong-lorong.

"Kita juga akan kawal program wali kota dalam pembinaan lorong untuk dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya agar mereka semua siap pada pasar MEA ini," ungkapnya. FC Kuen



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026