Logo Header Antaranews Makassar

BPBD Sulsel serahkan bantuan logistik untuk pengungsi banjir Makassar

Senin, 12 Januari 2026 18:31 WIB
Image Print
BPBD Sulsel menyerahkan bantuan logistik kepada para pengungsi korban banjir di Makassar. ANTARA/HO-BPBD Sulsel

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan logistik dari Gubernur Sulawesi Selatan bagi warga terdampak banjir di Kota Makassar.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Selatan, Amson Padolo, bersama tim reaksi Cepat (TRC) melakukan pengecekan langsung ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya kawasan Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, serta Blok 8 dan Blok 10 Antang, Kecamatan Manggala.

"Peninjauan dilakukan menyusul rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di mana sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dalam status awas akibat curah hujan sangat lebat hingga ekstrem," katanya di Makassar, Senin.

Sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dalam status awas akibat curah hujan sangat lebat hingga ekstrem di antaranya Kota Makassar, Maros, Pangkep, Gowa, Barru dan Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Bone.

"Kemarin kita melakukan pengecekan ke beberapa titik yang selama ini rawan terjadi bencana banjir seperti di Kelurahan Katimbang yang selama ini selalu terjadi bencana banjir," ujarnya.

"Selain itu juga menyerahkan bantuan logistik dari Bapak Gubernur berupa logistik pangan, logistik perlengkapan keluarga, dan shelter kit, untuk para pengungsi di Kantor Lurah Katimbang yang menjadi posko induk” tambahnya.

BPBD Sulsel bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) juga meninjau kondisi luapan sungai Biring Je'ne bersama Tim Drainase Kota Makassar. Adapun pemicu banjir karena pemicu curah hujan deras dan terdapat penyempitan aliran sungai.

“Kita juga meninjau lokasi di Blok 8 dan Blok 10 Antang. Kondisi kemarin masih kondusif, tetapi informasi yang terupdate adanya pergerakan air di wilayah tersebut," jelasnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026