
Unismuh workshop K3 perkuat kampus berstandar internasional

Makassar (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar sosialisasi dan workshop Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari penguatan tata kelola kampus berstandar internasional.
Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda di Makasssar, Kamis, mengatakan, sosialisasi K3 merupakan konsekuensi logis dari komitmen universitas dalam membangun sistem pengelolaan yang unggul dan terstandar.
Setelah meraih akreditasi unggul dan sertifikasi ISO Manajemen Pendidikan, pihaknya kini memperkuat aspek keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari tata kelola universitas modern.
Ia menjelaskan, Unismuh Makassar saat ini telah masuk dalam berbagai pemeringkatan internasional, seperti Times Higher Education Impact Ranking, THE World University Rank, dan UI GreenMetric.
Ke depan, kata dia, penguatan K3 juga diarahkan pada sertifikasi internasional ISO 45001 tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
Sementara Guru Besar K3 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Prof Lalu Muhammad Saleh, selaku pembicara menekankan bahwa keberhasilan penerapan K3 sangat ditentukan oleh komitmen pimpinan.
Menurut dia, K3 tidak sekadar soal kelengkapan sarana, tetapi menyangkut sistem, kompetensi sumber daya manusia, dan konsistensi pengawasan.
“Tanpa komitmen kuat dari pimpinan, K3 sulit berjalan optimal. Tapi hari ini saya melihat komitmen itu hadir di Unismuh Makassar,” ujarnya.
Lalu Muhammad Saleh mengingatkan potensi risiko keselamatan di lingkungan kampus, mulai dari laboratorium, gedung perkuliahan, kantin, hingga aktivitas mahasiswa di lapangan seperti KKN dan praktikum.
Ia menekankan pentingnya edukasi keselamatan, pengawasan fasilitas, serta perlindungan asuransi bagi mahasiswa yang menjalani kegiatan luar kampus.
“Keselamatan adalah investasi jangka panjang. Kampus yang aman akan melahirkan sivitas yang produktif dan berkelanjutan,” katanya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
