
Bocah 5 tahun hilang terseret ombak di Pattingalloang Gowa

Makassar (ANTARA) - Seorang anak laki-laki bernama Ridho Alganiu (5) dilaporkan terseret ombak saat berada di kawasan pemecah ombak di wilayah Pattingalloang, Kabupaten Gowa, sekitar pukul 12.30 WITA, Minggu.
Menerima laporan tersebut, Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat melakukan pencarian. Unsur yang terlibat meliputi BPBD Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Dalam operasi ini, Kepala BPBD Kota Makassar Dr Fadli Tahir turun langsung ke lokasi dan memimpin proses pencarian, memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal serta seluruh personel bekerja sesuai prosedur keselamatan.
"Pencarian telah dilakukan sejak jam 1 dan sampai sekarang belum ditemukan. Cuaca ekstrem juga jadi tantangan pencarian korban," ujar Fadli.
Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa terjadi saat korban bersama keluarganya sedang mandi-mandi di sekitar pesisir. Saat itu, Ridho berdiri di dekat batu pemecah ombak. Tanpa diduga, datang ombak besar yang langsung menyeret korban ke laut.
Korban merupakan anak dari pasangan Udin (34) dan Subaidah (33).
BPBD Kota Makassar menurunkan 20 personel, dilengkapi dengan 2 unit kapal rescue dan 1 unit perahu karet untuk menyisir lokasi kejadian dan perairan sekitar. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran laut dan pemantauan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
Proses pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap bersiaga di lapangan dengan mengutamakan keselamatan personel serta koordinasi antarunsur.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di wilayah pesisir, terutama saat kondisi ombak tidak stabil, guna mencegah kejadian serupa.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
