Logo Header Antaranews Makassar

Cerita keluarga ikut mencari Deden Maulana di Bulusaraung

Jumat, 23 Januari 2026 06:48 WIB
Image Print
Upacara persemayaman jenazah Anumerta Deden Maulana di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Jakarta (ANTARA) - Pihak keluarga ikut mencari Deden Maulana (43) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

"Alhamdulillah kami dari pihak keluarga kemarin difasilitasi untuk bisa berangkat ke Makassar," kata adik ipar Deden, Asep Hilman Rosadi dalam upacara persemayaman di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis kemarin.

Hilman mengaku selama di Makassar mendapatkan pelayanan terbaik dan informasi-informasi yang akurat.

Dia juga mengaku telah memberanikan diri untuk datang dengan perjalanan 2,5 jam dari bandara dan perjalanan satu jam menaiki motor.

Karena itu, dia mengapresiasi segala bantuan dan perhatian yang diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) maupun pihak lainnya yang terlibat.

Dia mengapresiasi kepada seluruh jajaran atas upaya yang luar biasa dalam proses pencarian, evakuasi, dukungan moril bagi keluarga, dan penanganan sampai nanti pemakaman.

"Saya juga melihat dengan mata saya sendiri bagaimana para relawan dari Basarnas, TNI, bekerja keras. Dan kami dari pihak keluarga menyadari ternyata memang tidak mudah untuk mengevakuasi para korban," katanya.

Dia mengaku bersyukur bisa berangkat ke Makassar untuk menjemput jenazah sang kakak yang akan dimakamkan di Kota Garut, Jawa Barat.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Cerita keluarga saat ikut pencarian Deden Maulana di Makassar



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026