
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar memperketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Tahun Baru Imlek.
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham memimpin pengawasan terpadu untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di Kota Makassar, Jumat.
"Dari hasil pemantauan, harga kebutuhan pokok secara umum masih dalam kategori wajar sebelum Ramadan, meski beberapa komoditas mulai menunjukkan kenaikan," ujar Aliyah.
Peninjauan dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Terong dan Gelael Supermarket. Turut mendampingi Kadis Ketahanan Pangan Kota Makassar, Kepala Dinas Perindustrian Kota Makassar, Satpol PP, Camat Bontoala dan Dirut PD Pasar.
Aliyah menyampaikan, para pedagang mengakui bahwa menjelang Idul Fitri permintaan bahan pokok bisa meningkat hingga beberapa kali lipat.
Kondisi ini berpengaruh pada potensi kenaikan harga, terutama untuk komoditas utama seperti beras, daging, ayam, telur dan cabai.
Dari sisi ketersediaan, stok bahan pangan pokok dipastikan dalam kondisi aman. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah bersama instansi terkait dalam menjaga pasokan selama Ramadan.
Operasi pasar melalui gerakan pangan murah dipastikan tetap berjalan dan diperkuat pengawasannya dengan melibatkan Perum Bulog, Satgas Pangan Polri, serta perangkat daerah terkait.
Aliyah juga menekankan pentingnya peran Perumda Pasar Makassar Raya dalam menciptakan pasar yang bersih dan nyaman agar masyarakat merasa tenang berbelanja.
“Pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan, baik terhadap harga maupun ketersediaan. Terpenting, masyarakat tidak perlu panik karena stok tersedia dan pemerintah hadir melakukan pengendalian,” ujarnya.
Pemantauan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan menjamin kebutuhan pangan masyarakat Makassar selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
