Logo Header Antaranews Makassar

14 Rumah di Makassar Hangus Dilalap Api

Kamis, 30 Juli 2009 16:37 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kebakaran hanguskan 14 rumah milik warga jalan Pelita II, Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Kamis, sekitar pukul 18.45 Wita.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Kepulan asap tebal mulai terlihat di rumah kontrakan milik Mahmudin (50) yang dihuni oleh Subhan di lantai dasar dan Asri yang berada di lantai dua.

Si Jago merah dengan cepat melompat ke samping dan belakang rumah yang rata-rata berbahan kayu tersebut.

Melihat kepulan asap dan api tersebut, sontak para warga sekitar berupaya melakukan pemadaman dengan menyiramkan air, menyodok-nyodok rumah serta merusaknya agar api tidak menjalar di pemukiman padat.

Kobaran api makin besar ketika terjadi ledakan sebanyak dua kali yang diperkirakan berasal dari drum minyak tanah yang berada di rumah milik Amir, yang kebetulan di rumahnya menjual minyak tanah dan solar

Aksi si jago merah ini dengan cepat menjalar dan menghanguskan 11 rumah dan membakar separuh rumah milik Amirwan, Baharuddin dan Salma.

Tiga rumah yang berada dalam lorong ini juga terpaksa dirusak warga untuk mencegah api semakin meluas.

Menurut kepala Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Alam Kota Makassar, Aminuddin A Teng, sebanyak 36 armada pemadam kebakaran dikerahkan dan kobaran si jago merah dapat dilumpuhkan sekitar pukul 20.15 Wita malam.

Sedangkan penyebab api yang menghaguskan 14 rumah ini, diduga karena adanya unsur kelalaian penghuni rumah kontrakan milik Mahmudin.

Salah satu warga, Andi Udin, mengungkapkan, sumber api terlihat dari rumah kontrakan yang dihuni oleh Subhan kemudian menjalar ke lantai dua hingga membakar plafon rumah.

"Saya lihat api papan lantai di tingkat dua, menjalar sampai membakar plapon. Kemungkinan tadi pemilik rumah sedang memasak dan meninggalkannya," jelasnya

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kepala Lurah Buakana, Achi Sulaiman, menjelaskan kerugian ditaksir sekitar ratusan juta.

Pasca kebakaran tersebut, pihak kelurahan Buakana langsung membuka posko kesehatan dan bantuan untuk para korban kebakaran.

Sedangkan pihak kepolisian jajaran Polisi resor kota (Polresta) Makassar Timur memasang garis "police line" guna mengidentifikasi penyebab pasti musibah ini.

(T.PSO-101/F003)