Logo Header Antaranews Makassar

Sulbar Siap Laksanakan Inpres Percepatan Pembahasan APBD

Rabu, 18 Februari 2015 23:08 WIB
Image Print
"Yang jelas kita akan laksanakan atas perintah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo...

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pemerintah provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) siap melaksanakan instruksi presiden (inpres) tanggal 16 Januari 2015 terkait percepatan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan APBD-Perubahan.

"Yang jelas kita akan laksanakan atas perintah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang telah mengeluarkan Inpres terkait percepatan pembahasan rancangan APBD Perubahan. Intstruksi tersebut diketahui terangkum dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2015," kata Pelaksana Tugas Sekprov Sulbar, Nur Alam Thahir di Mamuju, Rabu.

Inpres tersebut juga memuat permintaan agar Gubernur, Bupati dan Walikota untuk bersinergi secara aktif dengan DPRD guna mempercepat penetapan APBD Perubahan tersebut.

Meski Nur Alam Thahir belum memiliki pengetahuan banyak tentang Inpres Nomor 1 Tahun 2015 yang dimaksud. Namun ia mengaku akan mempelajarinya serta membicarakan hal tersebut dengan Biro Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Barat untuk mempercepat pembahasan APBD Perubahan tahun ini.

"Saya kira pembahasan APBD Perubahan tersebut tergantung kesiapan dari SKPD. Kalau mereka sudah siap, maka kita langsung akan menyerahkannya," sebut Nur Alam.

Nur Alam menambahkan, pihaknya akan berusaha menyelesaikan rancangan APBD Perubahan tersebut dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, untuk selanjutnya menyerahkan perubahan tersebut ke DPRD paling lambat bulan Juni 2015.

Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Munandar Wijaya mengaku mengapresiasi niat pemerintah untuk mempercepat pembahasan rancangan APBD Perubahan 2015.

Menurut politisi Partai Gerindra ini menyampaikan, Inpres percepatan pembahasan APBD-Perubahan itu merupakan langkah positif yang perlu direspon baik oleh pemerintah daerah.

"Saya kira kita merespon baik kalau Pemprov mempercepat mendorong rencana perubahan ke DPRD. Apalagi menurut Inpres telah menyampaikan agar mempercepat pembahasan anggaran," kata Munandar Wijaya. S Muryono



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026