
Pemkot Tambah Armada Damkar Makassar 28 Unit

"Alhamdulillah, tahun ini kita akan menambah 28 unit armada damkar dan semuanya sudah disetujui oleh wali kota...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar menyetujui rencana penambahan armada pemadam kebakaran pada tahun anggaran 2015 ini sebanyak 28 unit untuk memaksimalkan layanan terhadap masyarakat.
"Alhamdulillah, tahun ini kita akan menambah 28 unit armada damkar dan semuanya sudah disetujui oleh wali kota. Kita sekarang hanya menunggu proses lelangnya saja," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar Imran Samad di Makassar, Senin.
Dia mengatakan, 28 unit damkar baru yang akan menghiasi Markas Damkar di Jalan Ratulangi itu terdiri dari mobil penembak sebanyak 14 unit dan 14 armada lainnya lagi sebagai mobil tangki.
Imran mengaku jika saat ini, armada damkar secara keseluruhan yang dimilikinya berjumlah 29 unit dan banyak diantaranya sudah tidak bisa beroperasi dengan normal karena sudah berumur.
"Mobil penembak itu tujuh unit, diantaranya mobil kecil dengan kapasitas 1.000 liter. Mobil penembak ini diprioritaskan untuk menjangkau lorong-lorong, dan tujuh armada lainnya punya kapasitas besar. Sekarang proses lelang," katanya usai perayaan HUT Damkar ke-69 di kantornya.
Dia mengatakan, dengan bertambahnya armada damkar itu akan semakin maksimal pelayanan kepada masyarakat. Semua armada yang akan diadakan ini diharapkan dapat memenuhi keinginan masyarakat.
Sementara Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yang bertindak sebagai inspektur upacara di HUT Damkar kali ini mengatakan dengan penambahan armada akan memperbaiki pelayana publik terutama kebakaran.
Ia juga ingin meningkatkan kesejahteraan pemadam menjadi dua kali lebih baik. Dia berjanji akan menambah kesejahteraan para petugas pemadam jika keuangan daerah meningkat.
"Kedepan jika keuangan memungkinan orang pertama yang ditambahkan kesejahteraannya itu petugas pemadam," janjinya kepada seluruh personel pemadam.
Terkait pembangunan di Makassar yang semakin pesat, berbagai gedung-gedung tinggi, mantan arsitek itu meminta kepada pihak gedung untuk menyediakan alat pemadam.
"Khusus bangunan yang berlantai banyak, kita minta sediakan alat pemadam. Saya sudah instruksikan ke pemadam dan tata ruang agar itu semua dipenuhi," ujar Danny.
Lebih lanjut Danny mengatakan, sedang membangun komunikasi dengan Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah untuk bantuan MoU dengan Jepang mobil tangga khusus gedung tinggi. FC Kuen
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
