Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot Makassar dan Korsel kolaborasi proyek penerangan jalan di kepulauan

Selasa, 7 April 2026 17:02 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat melakukan pertemuan dengan pihak Ecolant Co, Ltd yang dimediasi oleh Pemerintah Korea Selatan di Makassar, Selasa (7/4/2026). ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bersama Pemerintah Korea Selatan melalui Ecolant Co Ltd berkolaborasi dalam proyek penerangan jalan pintar (smart street lighting project) dengan menjadikan pulau-pulau di Makassar sebagai percontohan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Selasa, mengatakan pembangunan harus menyentuh seluruh wilayah, termasuk wilayah kepulauan yang dimiliki Kota Makassar.

"Untuk pulau-pulau, ini juga penting karena kita sedang fokus pada kemandirian energi di wilayah kepulauan. Mereka di sana hanya punya 6 jam listrik dalam sehari dan semoga ini menjadi salah satu solusi," ujarnya.

Dalam penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan itu, Wali Kota Munafri Arifuddin mendorong inovasi pemanfaatan teknologi pintar untuk sistem penerangan jalan di Kota Makassar yang dimulai dari kepulauan.

Ia menyatakan inovasi penerangan tersebut mampu memberikan efisiensi signifikan pada penggunaan energi.

Pada uji coba yang telah dilakukan, kata dia, penggantian lampu konvensional berdaya 120 watt dengan penggunaan yang sudah cukup lama, dengan lampu LED pintar 75 watt mampu menghasilkan tingkat pencahayaan yang setara, dengan konsumsi listrik yang jauh lebih rendah.

Selain itu konsumsi listrik jauh lebih rendah bisa mencapai penghematan sekitar 34 persen. Inovasi penerangan tersebut juga bisa dijalankan di kepulauan dengan berbasis tenaga surya.

"Pengembangan sistem penerangan dimulai di wilayah kepulauan, sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam mendorong kemandirian energi di kawasan tersebut," katanya.

ia kebutuhan listrik yang stabil dan efisien di pulau-pulau menjadi tantangan tersendiri yang harus dijawab dengan inovasi teknologi.

Karena itu dia meminta rencana program tersebut segera ditindaklanjuti dengan data teknis yang komprehensif, terutama terkait daya tahan dan efektivitas teknologi panel surya yang ditawarkan di pulau.

"Untuk skenario kerjanya, saya minta dibuatkan analisis yang lebih mendalam untuk pengalihan lampu konvensional ke LED Smart," kata Wali Kota Munafri.

General Manager Ecolant Co Ltd Korea Selatan Youngho Baik merinci sistem smart street lighting dirancang untuk mendukung efisiensi energi, sekaligus memudahkan pengelolaan infrastruktur penerangan.

“Makassar adalah kota yang sangat bagus, kami melihat potensi besar untuk menghadirkan pencahayaan kota yang premium seperti di jalan-jalan Eropa. Ini bisa menjadi solusi untuk memperkuat branding kota melalui prototipe smart lighting,” ucapnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026