
Dirlantas Polda Sulbar luncurkan progam Bulan Tertib Berkeselamatan

Mamuju (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat meluncurkan program Bulan Tertib Berkeselamatan yang akan berlangsung mulai April hingga Mei 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar Komisaris Besar Polisi Nurhadi Ismanto di Mamuju, Rabu mengatakan program Bulan Tertib Berkeselamatan itu sebagai respons tingginya kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sulawesi Barat.
"Program ini diharapkan menjadi langkah konkrit dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya," kata Nurhadi.
Nurhadi menyampaikan, selama periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 290 kasus kecelakaan yang terjadi di berbagai titik di Sulawesi Barat.
Dari total 290 kasus tersebut, sebanyak 43 orang meninggal dunia, 28 orang mengalami luka berat dan 354 orang luka ringan.
"Angka ini tentu menjadi peringatan keras bagi kita semua. Kecelakaan lalu lintas tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengancam nyawa dan masa depan," tegas Nurhadi.
Sebagian besar kecelakaan lalu lintas, lanjut Nurhadi, dipicu oleh kelalaian dan pelanggaran aturan berlalu lintas.
Sehingga melalui program Bulan Tertib Berkeselamatan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan di jalan.
Ditlantas Polda Sulbar menekankan lima kunci utama untuk menghindari kecelakaan, yakni penggunaan helm ber-SNI sebagai perlindungan utama bagi pengendara dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Kemudian, menghindari kebiasaan ngebut yang berpotensi memicu kecelakaan fatal, pengendara juga diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan berkendara secara santun dan antisipatif serta kelengkapan surat-surat kendaraan menjadi hal wajib yang tidak boleh diabaikan.
"Kecelakaan itu berawal dari pelanggaran. Mari kita ubah kebiasaan, mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang. Ayo tertib berlalu lintas, selamatkan diri sendiri dan masa depanmu," ujar Nurhadi.
Melalui gerakan Bulan Tertib Berkeselamatan, Nurhadi berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat sehingga, angka kecelakaan dan korban jiwa di Sulbar dapat terus ditekan, bahkan menuju target "zero accident" di masa mendatang.
"Program ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya," kata Nurhadi.
Pewarta : Amirullah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
