
Pemprov Sulsel: Pertumbuhan ekonomi 6,88 persen bukti kebijakan terarah

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan realisasi pertumbuhan ekonomi sebesar 6,88 persen (year-on-year) pada triwulan I 2026 sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) membuktikan kebijakan yang terarah dan tepat.
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Selatan Syamsul di Makassar, Rabu, menyatakan capaian ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang mencapai 6,88 persen ini menunjukkan bahwa arah kebijakan pembangunan yang difokuskan pada sektor produktif dan penciptaan lapangan kerja mulai memberikan hasil nyata," ujarnya.
Ia menambahkan Pemprov Sulsel akan terus memperkuat program yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.
"Pemerintah Provinsi terus menjaga momentum ini agar pertumbuhan tetap berkualitas dan inklusif,” katanya.
Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, Aryanto menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan kinerja ekonomi daerah yang tetap kuat.
Ia menjelaskan pada triwulan I 2026, perekonomian Sulawesi Selatan menghasilkan nilai tambah sebesar Rp191,28 triliun (atas dasar harga berlaku).
Selain itu, BPS Sulawesi Selatan juga merilis sejumlah indikator lain, termasuk data ketenagakerjaan Februari 2026 dan Indeks Ketimpangan Gender 2025.
Jumlah penduduk bekerja di Sulawesi Selatan mencapai sekitar 4,75 juta orang, meningkat sekitar 170,90 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang semakin berdampak pada penyerapan tenaga kerja.
Dari sisi kualitas pekerjaan, proporsi pekerja penuh waktu meningkat menjadi 62,49 persen atau naik sekitar 5,05 persen poin.
Sementara itu, tingkat setengah pengangguran turun menjadi 6,17 persen dari sebelumnya 8,05 persen, yang mencerminkan pergeseran menuju pekerjaan yang lebih stabil dan produktif.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
